Kenapa Makin Lama Produk Makin Kecil? Cari Tahu Shrinkflation Yuk!

Ilustrasi shrinkflation (sumber gambar: simpletexting)

Ilustrasi shrinkflation (sumber gambar: simpletexting)

Like

Apakah kalian pernah merasa ketika kita berbelanja, produk yang kita beli tiba-tiba terasa lebih kecil? Ini bukanlah perasaan semata, melainkan sebuah fenomena di dunia bisnis yang disebut "shrinkflation."

Dalam industri barang konsumsi, penyesuaian kecil dalam ukuran produk dapat memiliki dampak besar pada bagaimana kita, sebagai konsumen, memandang dan membeli produk.

Shrinkflation adalah taktik pemasaran di mana perusahaan mengurangi ukuran atau jumlah produk sambil tetap mempertahankan harga, seringkali sebagai respons terhadap meningkatnya biaya produksi atau untuk menjaga margin keuntungan.

Shrinkflation, seperti namanya, adalah kombinasi dari dua kata, "shrink" yang berarti menyusut, dan "inflation" yang mengacu pada inflasi atau kenaikan harga secara umum.

Fenomena ini adalah respons dari perusahaan terhadap tekanan ekonomi yang mereka alami, yang membuat mereka harus mencari cara untuk menjaga keuntungan tanpa mengubah harga jual.


Dalam prakteknya, perusahaan biasanya akan mengurangi ukuran atau kuantitas produk mereka, tetapi tetap mempertahankan harga yang sama. Ini berarti bahwa kita, sebagai konsumen, sekarang mendapatkan sedikit lebih sedikit dari produk yang sama dengan harga yang kita bayar sebelumnya.

Baca Juga: Lakukan Strategi Adaptasi ini Agar Bisnis Sustainable!

Ini adalah trik yang sangat licik dari sudut pandang bisnis, karena pada pandangan pertama, harga tidak berubah. Namun, ketika kita mulai membandingkannya dengan ukuran sebelumnya, kita menyadari bahwa kita sebenarnya mendapatkan lebih sedikit nilai daripada sebelumnya.

Shrinkflation bukanlah hal baru, tetapi ia semakin menjadi sorotan karena inflasi yang semakin tinggi, yang meningkatkan biaya-biaya bisnis.

Untuk tetap menghasilkan keuntungan, perusahaan mencari cara untuk memangkas biaya, dan salah satu pendekatan yang mereka ambil adalah dengan mengecilkan produk-produk mereka.

Banyak konsumen mungkin tidak menyadari adanya shrinkflation karena perusahaan melakukan perubahan ini secara halus. Namun, semakin banyak konsumen yang menyadari hal ini dan merasa frustrasi karena mereka melihatnya sebagai cara bagi perusahaan untuk menawarkan lebih sedikit dengan harga yang sama.

Dalam beberapa kasus, penurunan ukuran produk bisa sangat halus sehingga banyak dari kita mungkin tidak langsung menyadarinya. Misalnya, perusahaan mungkin mengurangi jumlah cokelat dalam kemasan, membuat keripik lebih tipis, atau mengurangi isi dalam botol minuman favorit kita.

Tetapi, seiring waktu, ketika kita terus membeli produk tersebut, kita mulai merasakan perubahan ini dalam kuantitas yang kita terima.


Persepsi Konsumen dan Ukuran


Persepsi konsumen memainkan peran penting dalam keputusan pembelian, dan ukuran produk dapat sangat memengaruhi persepsi ini.

Sementara beberapa konsumen mungkin sensitif terhadap harga dan lebih memprioritaskan harga yang terjangkau, yang lain menghargai kuantitas dan bersedia membayar lebih untuk porsi yang lebih besar.

Merek-merek harus mencari keseimbangan yang tepat antara menjaga margin keuntungan dan memenuhi harapan konsumen.

Baca Juga: Live Streaming Jadi Strategi Jitu Tingkatkan Penjualan, Sudah Coba?

Melalui shrinkflation, perusahaan berusaha menjaga keseimbangan antara mempertahankan laba mereka dan kepuasan konsumen.

Dengan melakukan penyesuaian kecil pada produk, mereka berharap konsumen tidak akan terlalu memperhatikan perubahan ini. Namun, sebagai Be-emers yang cerdas, penting bagi kita untuk tetap waspada terhadap taktik ini.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen tentang shrinkflation, kita sebagai konsumen dapat mengambil langkah-langkah bijak. Kita dapat membandingkan produk dengan seksama, mempertimbangkan harga per satuan berat atau volume, dan memilih opsi yang memberikan nilai terbaik untuk uang kita.

Ingatlah, sebagai konsumen, kita memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pasar. Dengan menyadari praktik-praktik seperti shrinkflation, kita dapat membuat keputusan yang bijak dan mendukung perusahaan yang transparan dan adil dalam menyajikan produk kepada kita.

Jadi, mari kita tetap cerdas dan waspada, Be-emers! Dengan pengetahuan dan kesadaran kita, kita dapat memilih produk dengan bijak dan memastikan bahwa kita mendapatkan nilai sejati untuk uang kita.

Btw, kalo denger kata shrinkflation jadi inget brand makanan ringan mowmowlagi enggak sih Be-emers? Xixixixi

Punya opini atau artikel untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.