IHSG Berpotensi Bergerak Menguat, Cek Rekomendasi Analis Pasar

Ilustrasi IHSG (Sumber gambar: market.bisnis.com)

Ilustrasi IHSG (Sumber gambar: market.bisnis.com)

Like

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini menghadapi prospek yang menarik, dengan potensi untuk bergerak menguat sepanjang perdagangan.

Pergerakan IHSG diperkirakan akan berada dalam kisaran antara 7.280 hingga 7.377. Analisis ini disampaikan oleh William Hartanto, seorang pengamat pasar modal yang juga merupakan Founder WH Project.

Hartanto membagikan pandangannya mengenai pergerakan IHSG, yang didasarkan pada analisis teknikal dan sentimen pasar.

Baca Juga: Fakta Menarik Rumy Alqahtani, Wanita Saudi Pertama di Miss Universe 2024

Menurut Hartanto, IHSG tengah mencoba kembali area Moving Average 60 hari (MA60). MA60 sering dianggap sebagai level support terakhir sebelum terjadi pembalikan arah tren.


Dalam analisisnya, Hartanto menyampaikan bahwa jika terjadi pelemahan pada saham-saham besar (big caps), tekanan besar tersebut bisa membuat IHSG memasuki tren melemah.

Namun, dia juga menegaskan bahwa IHSG akan mengalami patah tren jika MA60 tidak berhasil dipertahankan.

 

Analisis Teknikal IHSG

Dari segi analisis teknikal, pergerakan IHSG menuju area MA60 menjadi fokus utama. MA60 adalah indikator penting yang sering digunakan oleh para trader dan investor untuk menentukan arah tren pasar.

Sebagai support terakhir sebelum pembalikan tren, ketahanan MA60 menjadi kunci dalam memprediksi pergerakan IHSG ke depannya.

Hartanto menjelaskan bahwa pergerakan IHSG yang menguji area MA60 secara historis selalu menghadapi reaksi yang signifikan dari pasar.

Baca Juga: Dampak Ekonomi Akibat Runtuhnya Jembatan Baltimore: Batu Bara dan Saham Ikut Terdampak?

Pada banyak kesempatan, IHSG berhasil mempertahankan level MA60, yang mengindikasikan kekuatan yang potensial bagi indeks tersebut.

Namun, pada saat yang sama, kondisi ini juga membuat perdagangan menjadi semakin spekulatif, karena pasar akan menantikan apakah IHSG mampu mempertahankan level tersebut atau tidak.




Sentimen Pasar

Dalam analisisnya, Hartanto juga membahas sentimen pasar yang mempengaruhi pergerakan IHSG. Saat ini, belum ada sentimen baru yang signifikan yang mempengaruhi pasar saham Indonesia.

Meskipun demikian, perkembangan di pasar global dan berita ekonomi domestik dapat berpotensi memicu perubahan dalam sentimen pasar.



Kinerja IHSG pada Perdagangan Sebelumnya

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG mengalami pelemahan sebesar -55,57 poin atau -0,75% menuju level 7310,09. Dalam sesi tersebut, sebanyak 201 saham mengalami kenaikan, sementara 364 saham mengalami penurunan, dan 214 saham tidak mengalami perubahan harga.

Baca Juga: Saham GOTO Terjun 5% di Angka Rp66! Apa Penyebabnya?

Total nilai transaksi mencapai Rp9,9 triliun (all market), menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup signifikan.