Enggak Harus Mahal, 5 Cara Cerdas Menyiapkan Makanan Sehat dari Rumah

Siapkan makan sehat dari rumah [Freepik]


Kalau mendengar makan sehat, satu hal yang langsung terbersit di benak adalah harganya mahal. Setuju nggak? Semakin ke sini, masyarakat Indonesia kian sadar pentingnya asupan makanan bergizi bagi tubuh sendiri.

Tidak heran, bisnis healthy food menjamur dengan plus minus masing-masing. Dulu, kolega kerjaku ada yang rela menggelontorkan jutaan rupiah untuk langganan makan siang sehat bulanan.

Bahkan, makan sehat juga bisa request menu untuk satu tahun. Biasanya, hal ini jadi opsi orang yang beneran sibuk dan ngga punya waktu ngulik resep di dapur.

Padahal kalau mau 'berkorban' sedikit, bisa loh menyiapkan makan sehat dari dapur rumah! Selain lebih higienis karena dibuat sendiri, biayanya tentu jauh lebih ekonomis.
 

Metode Menyiapkan Makan Sehat dari Rumah, Lebih Murah

Penasaran? Simak yuk caranya:

1. Pilih Bahan Bahu Lokal

Berhubung rupiah masih di posisi lemah, belanja pangan impor akan lebih terasa harganya. Saatnya memanfaatkan bahan tradisional yang nggak kalah lezat!

Contoh: tempe, tahu, telur, singkong, jagung. Untuk sayurannya bisa mempertimbangkan kangkung, bayam, dan sayuran yang kamu suka. Di supermarket mahal, bisa mulai melirik pasar modern yang sudah lebih nyaman.



2. Rancang Menu Mingguan

Di sinilah kreativitas kamu diuji. Yuk manfaatkan kepiawaian kamu menyusun jadwal meeting di kantor untuk menyusun menu sehat ala kamu! Kamu bisa mulai menyusun apa yang perlu dibeli untuk kebutuhan seminggu:
  • Beras 1,5–2 kg
  • Telur 10–12 butir
  • Tempe 5–6 papan
  • Tahu 8–10 buah
  • Ayam (±300–500 gr, opsional campuran)
  • Sayur: bayam, jagung, kol, wortel
  • Bumbu dasar (bawang, garam, dll). Sekarang sudah ada bumbu bubuk yang lebih ekonomis kalau beli bundle, layak juga dicoba
Setelah beli, mulai susun menunya yang bisa beda setiap hari. Contoh hari pertama makan siang nasi + telur ceplok + tumis kangkung, makan malam buat nasi hijau dengan telur omelet dan jagung pipil. Bingung resepnya? Banyak di internet!


3. Kurangi Makanan Berminyak

Judulnya makan sehat, di sini sekaligus momentum belajar meminimalisir minyak goreng saat mengolah makanan. Coba pengolahan makanan dengan merebus, mengukus, dan tumisan ringan.

Misal tumis wortel dan brokoli, ayam rebus bumbu jahe, dan menu yang tak kalah enak! Agar tetap berkesan; usahakan ada setengah sayur & buah, seperempat karbohidrat + protein di piring saji kamu.


4. Simpan Bahan + Olah untuk Menu Baru

Bahan makanan bisa hemat asalkan paham cara menyimpannya. Mamaku di rumah selalu menyimpan nasi di rice cooker yang masih sisa banyak di kulkas, besok hari dipanaskan di dandang.

Trik menyimpan sayur adalah jangan dicuci dan bungkus menggunakan kertas atau tisu dapur kering untuk menyerap kelembapan  Masukkan ke dalam wadah plastik atau container tertutup sebelum masuk kulkas.

Dengan begini akan lebih hemat karena bahan bisa diolah di kemudian hari. Mamaku memanfaatkan sisa orek tempe untuk diolah jadi campuran nasi goreng mentega. Nikmat + sehat!