Pandemi, Startup Edutech Makin Bersinar Nih!

Study - Canva

Like

Sebelum pandemi Covid-19 melanda, kemunculan perusahaan rintisan di sektor teknologi pendidikan (edutech) jadi hal yang cukup inovatif. Soalnya, startup edutech ini bisa jadi solusi belajar yang asyik di luar pendidikan formal.

Enggak cuma itu, startup edutech memungkinkan banyak siswa untuk bisa belajar dari manapun dan kapanpun nih, Be-emers.

Seiring dengan adanya pandemi, membuat semua institusi pendidikan harus melakukan kegiatan belajar-mengajar dari rumah (school from home). Nah, hal ini justru membawa dampak yang positif buat perusahaan rintisan di sektor edutech.

Dilansir dari laman Bisnis, ini sejumlah startup edutech yang cemerlang di tengah pandemi.

Baca Juga: Investor Makin Tertarik sama Startup Edutech Nih! Kok Bisa?


Zenius

Diketahui, sejak Juli 2019 hingga akhir kuartal I/2020, Zenius sudah mengalami peningkatan jumlah pengguna aktif bulanan hingga 12 kali lipat lho, Be-emers!


Menurut Chief Executive Officer Zenius Rohan Monga, peluang bisnis yang dimiliki setiap perusahaan edutech, terutama Zenius, enggak lepas dari fungsi utamanya untuk menjadi pendukung dari sistem pendidikan Indonesia dengan cara baru dalam penyampaian pembelajaran.

Selain itu, pandemi juga telah membuat minat terhadap industri edutech meningkat. Hingga saat ini, menurut Rohan, sudah ada 30 juta siswa di Indonesia yang sudah terjangkau ponsel pintar dan internet.

Selanjutnya, target Zenius yakni untuk menggaet mereka dan juga mendukung upaya pemerintah untuk terus meningkatkan penetrasi smartphone dan internet. Meski begitu, pihaknya juga merasa bertanggung jawab untuk memastikan seluruh pelajar di Indonesia mendapatkan akses terhadap pendidikan berkualitas dengan teknologi.

Makanya, Zenius pun akhirnya juga memutuskan untuk meneruskan program bebas akses bebas biaya untuk semua pelajar dan pembelajar di Indonesia. Adapun, akses tersebut meliputi video konsep dan latihan soal Zenius secara gratis.

Enggak cuma itu, perusahaan yang sudah eksis sejak 2007 ini masih terus berusaha mencari cara dan berinovasi untuk membuat kegiatan pembelajaran jarak jauh bisa lebih berarti. Selain itu, pihaknya juga ingin memahami apa saja tantangan yang dihadapi dari belajar dengan menatap layar dibandingkan secara langsung di dalam kelas.

Adapun, strategi tersebut dilakukan dilakukan perusahaan pada awal tahun ajaran 2020/2021, dengan meluncurkan Zenius Ultima dan Optima. Kedua layanan ini bakal memberikan pengalaman seperti belajar di kelas dengan menghadirkan konsep belajar yang lebih mudah dipahami, serta dilakukan secara langsung dan interaktif oleh para tutor senior Zenius.
 

Ruangguru

Salah satu startup edutech yang cukup populer, yakni ruangguru, juga tengah fokus untuk mengembangkan layanannya nih, Be-emers. Enggak cuma fokus pada proses belajar siswa, Ruangguru juga diketahui memfokuskan diri pada para tenaga pengajar.

Dengan mempelopori “Pelatihan Guru Online” secara gratis, pihaknya ingin memberdayakan para guru dalam melakukan pembelajaran digital. Layanan ini pun sudah diakses lebih dari 100 ribu guru.

Hingga Maret 2020, strategi yang dipilih yakni dengan merilis Sekolah Online Ruangguru (SORG). Layanan tersebut menawarkan kepada siswa di seluruh nusantara akses gratis ke kelas langsung pada semua mata pelajaran sekolah Kelas 1 hingga Kelas 12.

Survei dari pihak Ruangguru menunjukkan kalau rata-rata 9 hingga 10 penggunanya menunjukkan perkembangan belajar yang lebih baik setelah mengikuti Sekolah Online Ruangguru Gratis.

Baca Juga: Punya Program Asyik Selama Pandemi, Startup Pendidikan Mana yang Jadi Favorit Kamu?