Pengiriman Barang dan Digital Payment Meningkat, Intip Yuk Strategi SiCepat dan Cashlez

Delivery - Canva

Like

Selama pandemi Covid-19, intensitas kita untuk keluar rumah dan berinteraksi dengan banyak orang memang dibatasi. Alhasil, bekerja dari rumah, transaksi belanja online, hingga pengiriman barang pun jadi pilihan yang tepat saat pandemi.

Alhasil, menurut hasil survei MarkPlus Inc pada Oktober 2020, 39 persen responden merasa kalau frekuensi mereka menggunakan jasa kurir telah meningkat secara signifikan lho. Adapun, survei tersebut dilakukan oleh 122 responden, yang mana 59,8 persen berasal dari daerah Jabodetabek.

Nah, hal itu tentunya berdampak juga ke kinerja perusahaan jasa antar barang dong. Apalagi, saat ini sejumlah perusahaan rintisan di sektor pengiriman barang juga kian bertambah.

Selain itu, pandemi yang membuat kita terbiasa melakukan pekerjaan secara digital, juga berdampak pada perusahaan rintisan di bidang digital payment nih.

Meski diterpa pandemi, mereka mampu bertahan hingga kuartal IV/2020. SiCepat dan Cashlez merupakan dua diantara perusahan tersebut.


Seperti apa yang strategi mereka untuk bisa mempertahankan kinerja di tengah pandemi?

Baca Juga: Marketing Mix yang Dapat Diterapkan Sebagai Strategi Awal Growth Hacking
 

Strategi SiCepat

Menurut CMO SiCepat Wiwin Dewi Herawati, dikutip dari Bisnis, strategi yang mereka terapkan untuk bertahan adalah melalui inovasi produk dan kampanye pemasaran.

Nah, upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kepercayaan para investor saat kondisi seperti sekarang ini.

Soalnya, ia menuturkan kalau mereka akan kembali menggelar penggalangan dana lho! Sesuai namanya, pihak SiCepat merasa perlu bergerak agresif dan melihat ada potensi.

Selain itu, SiCepat juga rencananya bakal membuat prioritas penggunaan modal yang mereka peroleh, antara lain untuk:
  • Ekspansi bisnis
  • Menambah infrastruktur, dan
  • Strategi untuk mencapai return of investment (ROI)
 

Strategi Cashlez

Sementara itu, enggak cuma SiCepat nih yang fokus ke pendanaan. Menurut CEO Cashlez Tee Teddy Setiawan, pihaknya juga  bakal menjaga kepercayaan investor.

Hal itu dilakukan dengan langkah go public pada pertengahan tahun lho! Wah, perusahaan rintisan yang melantai di bursa bakal bertambah nih.

Dengan menjadi perusahaan terbuka nantinya, Teddy menilai kalau hal tersebut merupakan salah satu bentuk konkret untuk investor eksisting dan yang akan datang.

Selain itu, pihak Cashlez juga bakal melakukan diversifikasi produk dan efisiensi pengeluaran biaya.

Wah, kita tunggu saja langkah selanjutnya dari kedua perusahaan rintisan tersebut!

Baca Juga: Waw! Startup Aplikasi Kasir ini Baru dapat Pendanaan Seri A+