Meski Dinilai "Jadul", Omset Kue Klasik Cukup Menjanjikan Nih

Cake - Canva

Like

Deretan kue kekinian seperti Rainbow Cake, hingga Red Velvet mungkin lebih mendominasi etalase toko kue modern. Namun, kamu suka kangen enggak sih sama kue "jadul" alias yang sudah eksis sejak zaman dahulu?

Di Indonesia, berbagai kue "jadul" rupanya masih sering kita temui nih di toko kue, seperti bika ambon, bolu pandan, klapertart, hingga lapis legit.

Mana nih yang paling kamu suka?

Baca Juga: Berikut Ide Bisnis dari Kue Tradisional Indonesia
 

Gurih Cuan dari Lapis Legit

Nah, ngomong-ngomong soal lapis legit, kue dengan cita rasa manis dengan tekstur yang lembut ini merupakan kue yang berasal dari warisan zaman penjajahan Belanda lho!

Bahkan, meski kelihatan "jadul", lapis legit dikenal memiliki harga yang cukup mahal. Kalau kamu cek di toko kue, rata-rata harga 1 loyang lapis legit  bisa dibanderol dari Rp300 ribu hingga Rp1 juta!


Meski begitu, kue khas nusantara ini tetap laris di pasaran dan dinilai punya prospek yang cukup menggiurkan nih, Be-emers.

Nah, dilansir dari laman Bisnis, salah satu pelaku usaha yang ketiban berkah dari usaha lapis legit ini adalah Linda Sri Wahyuni yang mengembangkan brand Lapis Legit Linda Belinyu, khas Pulau Bangka. Nama Belinyu sendiri diambil dari nama kota kecil di pulau Bangka yang juga merupakan tempat kelahiran dari Linda.

Ada berbagai varian rasa yang dihadirkan Lapis Legit Linda Belinyu mulai dari rasa original, keju, almond, prunes/plume, hingga mix dua rasa dan tiga rasa dengan varian harga sebesar Rp285.000 hingga Rp330.000 untuk setiap loyang berukuran 20x20cm.

Harga tersebut memang terbilang lebih terjangkau dibandingkan dengan harga lapis legit di bakery shop lainnya karena Linda ingin agar masyarakat bisa menikmati kelezatan lapis legit tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Jangan salah, kualitas rasa dari Lapis Legit Linda Belinyu ini sangat lezat dan lembut lho! Soalnya, beliau menggunakan  bahan premium yaitu wijsman butter tanpa bahan pengawet, tanpa bahan pewarna, dan full menggunakan kuning telur.

Enggak heran deh, usaha Lapis Legit Linda Belinyu yang kini telah memasuki tahun keempat, terus berkembang. Linda bahkan telah melayani pesanan dari hampir semua kota besar di Indonesia, bahkan ada yang menjadikannya sebagai oleh oleh untuk dibawa ke luar negeri.

Nah, untuk memasarkan produknya, Linda yang memulai usahanya ketika dirinya pensiun tersebut, memanfaatkan media sosial instagram, termasuk melakukan endorsements, promo discount , group arisan, hingga paket reseller.

Diakui olehnya bahwa selama masa pandemi ini penjualan relatif stabil bahkan lebih meningkat dibanding sebelum pandemi karena banyak karyawan yang working from home (WFH) serta adanya kecenderungan para pecinta kuliner untuk menggunakan sosial media, khususnya instagram.
 

Peluang Klapertart

Selain lapis legit, ada salah satu kudapan klasik lagi nih yang masih diminati di era modern ini. Kue tersebut yakni klapertart.

Klapertart yang juga berasal dari resep kue Belanda inni terdiri dari kelapa, tepung terigu, susu, mentega, dan telur. Dessert lezat ini juga bisa diolah sebagai peluang bisnis seperti yang dijalankan oleh Monika Febriani lho!

Monika membuat kue klapertart tersebut dengan menggunakan bahan baku pilihan yang premium serta menggunakan berbagai varian topping, dengan salah satu yang paling diminati adalah toping keju. Varian harganya juga terbilang cukup terjangkau mulai dari Rp8.000 hingga Rp75.000.

Biar makin cuan, ia pun memasarkan produknya secara online dengan sistem pre order. Selama masa pandemi ini, dia tetap membuka pre order setiap minggu dengan proses produksi 3 kali seminggu, dimana dalam satu kali produksi dibuat sebanyak 75 cup lho, Be-emers!

Nah, kue "jadul" apa lagi nih yang menurut kamu bisa jadi peluan cuan?

Baca Juga: Menyontek Cara Bisnis Kue Kering Satu Ini Agar Terus Bertahan