Mahar Saham? Siapa Takut?! Kupinang Kau dengan Saham!

Couple - Canva

Like

Mahar salah satunya hal wajib yang ada dalam pernikahan yang akan diserahkan ke pengantin wanita alias istri tercinta.

Biasanya, para calon suami menyiapkan mahar dengan emas. Kali ini akan mengulas tentang mahar berupa saham. Apalagi dengan perkembangan zaman semakin marak memberikan mahar berupa saham.

Di dalam agama, tidak ada larangan mahar berupa saham, karena pada dasarnya mahar itu yang penting memiliki nilai dan manfaat, seberapapun itu, dan tidak ada patokan angka khusus.

Mahar itu syar’I maka realisasinya tidaklah sembarangan, maka dianggap menyalahi syar’I jika babi dijadikan mahar. Maka ketika memberikan mahar saham disarankan saham syariah.

Baca Juga: Trading Saham, Tapi Masih Bingung? Ini Tips Bagi Pemula


Meskipun mahar saham masih jarang ditemukan, tetapi para calon suami harus memahami terlebih dahulu karakteristik saham syariah, kriteria memilih saham yakni memiliki fundamental dan bersifat jangka panjang sehingga setlah menikah saham terseut tetap dipantau suami dan istri, dengan tujuan agar tidak terjadi kerugian saat nilai saham turun.

Untuk para calon suami dalam memilih saham sebaiknya memantau performa perusahaan, jangan langsung membeli saham tanpa mengetahui performa dari perusahaannya. Hal ini hanya akan membuat anda merugi, cara melakukan pengecekan bias langsung dengan mudah di situs Bursa Efek Indonesia yang merupakan wadah perusahaan saham terpercaya.

Pemilihan saham yang termasuk saham papan atas atau blue chip menjadi pilihan yang tepat karena saham blue chip memiliki volatilitas harga yang tidak mahal tetapi cocok untuk investor pemula. Saham ini menjadi performa perusahaan yang sangat prima dan sangat bagus untuk investasi di kemudian hari.

Jangan sampai hanya ingin membahagiakan istri maka membeli saham dengan harga yang mahal apalagi dengan cara utang. Hal ini merupakan cara yang salah dalam membeli saham yang akan memberikan kerugian di waktu yang akan dating. Volatilitas saham dapat naik turun kapan saja maka sebaiknya beli saham sesuai kemampuan saja.

Setelah sah menjadi suami dan istri, agar saham terseebut memberikan hasil cuan yang
maksimal, maka anda seharusnya menyusun strategi yang tepat dalam investasi saham.

Nah, semakin maraknya meminang dengan saham, yuk jangan sampai kalah! Mulai nabung saham untuk meraih masa depan!

Baca Juga: Kupas Tuntas Pernikahan Adat Bugis: Dari Pembayaran Panaik Hingga Sah