Cerita Saham Sepekan: Ketika EMTK dan BANK Dilirik Grab Hingga Induk Shopee

Cerita Saham Sepekan Bisnis Muda - Canva

Like

Di pekan ketiga April 2021, bursa masih cenderung fluktuatif meski masih sanggup ditutup di zona hijau. Di satu sisi, EMTK dan BANK justru sedang dilirik oleh perusahaan teknologi besar di Asean, yakni Grab dan induk usaha Shopee.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama pekan ketiga April 2021 ini akhirnya mengalami kenaikan lho. Meski tipis, IHSG tercatat mengalami kenaikan 0,26 persen.

Padahal, pada perdagangan Senin (12/4), IHSG ditutup anjlok hingga 2 persen! Bahkan, di hari itu, IHSG terpental dari level psikologis 6.000, dengan ditutup di level 5.948,56.

Namun, pada perdagangan Rabu (14/4), IHSG berbalik bullish dengan melonjak 2,07 persen ke level 6.050,27 di akhir perdagangan. Hingga pada perdagangan Jumat (16/4), iHSG masih mampu ditutup di zona hijau, dengan kenaikan 0,11 persen dan parkir di level 6.086,25.

Sebelumnya, transaksi bursa memang dinilai cukup sepi seiring dengan masuknya bulan suci Ramadhan. Meski begitu, ternyata, rata-rata transaksi harian bursa masih mengalami peningkatan kok sepanjang sepekan terakhir.


Dilansir dari data Bisnis, rata-rata transaksi harian naik 2,63 persen menjadi Rp9,760 triliun, dari pekan sebelumnya yakni Rp9.510 triliun.

Kapitalisasi pasar juga meningkat 0,44 persen, dari Rp7,174 triliun, menjadi Rp7,205 triliun pada penutupan sepekan lalu.

 

EMTK dan BANK yang Curi Perhatian dan Dilirik Grab Hingga Induk Shopee

PT Bank Aladin Syariah Tbk., atau yang dulu dikenal dengan nama PT Bank Net Syariah Tbk., dalam sepekan cukup mencuri perhatian, terutama para pelaku pasar nih.

Emiten perbankan dengan kode saham BANK itu mulai mendapat sorotan ketika akhirnya memutuskan untuk berganti nama menjadi Bank Aladin Syariah. Padahal, eksistensi BANK belum genap setahun.

Nama BANK resmi diganti setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada awal April 2021 lalu. Nah, enggak cuma ganti nama, BANK pun disebut-sebut lagi diincar sama induk usaha Shopee, yakni Sea Group lho!

Sea Ltd., atau yang juga dikenal sebagai Sea Group, merupakan perusahaan teknologi dan induk usaha marketplace Shopee yang bermarkas di Singapura. Sea Group juga sudah terdaftar sebagai perusahaan terbuka di bursa Singapura, Bursa Efek Frankfurt, dan Bursa Efek New York nih, Be-emers.

Dikutip Bisnis, Straits Times menyebutkan kalau Sea sedang mengincar Bank Aladin. Perusahaan yang didirikan oleh David Chen ini sedang mencari kemungkinan untuk menjadi mitra online bagi Shopee.

Di satu sisi, Sea Group memang sedang gencar mengincar bank-bank kecil. Sebelumnya, Sea Ltd. telah mengakuisisi Bank Kesejahteraan Ekonomi dan diubah namanya menjadi Sea Bank di awal 2021.

Meski begitu, belum ada konfirmasi dari pihak BANK terkait kabar rencana Sea Group tersebut. BANK justru tengah fokus untuk melakukan rights issue.

Baca Juga: Siapa sih Pesaing Gojek dan Grab di ASEAN?

Sementara itu, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) justru sahamnya telah lebih dikuasai 4 persen oleh Grab, perusahaan teknologi besar di Asean yang juga bermarkas di Singapura.

Lebih tepatnya, perusahaan yang didukung sama Softbank ini telah membeli saham EMTK dengan nilai lebih dari Rp4 triliun. Hal itu dilakukan dalam penjualan private placement EMTK belakangan ini.

Grab pun, disebut Straits Times, membeli saham EMTK melalui H Holding. Alhasil, dilansir Bisnis, masuknya Grab membuat kepemilikan Eddy Sariaatmadja dan Anthony Salim di EMTK menjadi turun.

Sekedar informasi, Emtek merupakan salah satu perusahaan yang mendukung perusahaan dompet digital DANA. Lalu, apakah dengan masuknya Grab ke dalam bagian dari EMTK, akankah OVO bakal bergabung dengan DANA?

Kita tunggu aja kelanjutan kisah dari para perusahaan teknologi terbesar di Asean ini ya, Be-emers!