Casing Custom Mendatangkan 2 Karyawan Baru

Phone Case Custom Illustration - Canva

Like

Sebenarnya, banyak sumber yang bisa kita dapatkan khususnya sebagai mahasiswa/i  dalam mendapatkan cuan.

Kita bisa memulainya dari bisnis online, menjual produk-produk thrift, membuka usaha minuman kekinian atau jika kita mempunyai modal yang minim bisa membuka jasa titip (jastip) barang-barang branded seperti H&M, Zara, Uniqlo dan masih banyak lagi.

Nah, cerita kali ini akan membahas mengenai cuan dari bisnis online yaitu casing handphone custom. Mungkin, kebanyakan orang masih belum familiar dengan usaha ini dan masih bertanya-tanya tentang modalnya.

“Saya kan mahasiswa belum punya modal yang cukup, bagaimana bisa?”, atau mungkin ada yang bertanya begini, “Tapi saya belum ada bakat dalam marketing, gimana bisa orang-orang mau beli?”.

Sebenarnya, itu semua bukan alasan. Bisnis casing handphone custom  ini cuman perlu modal Rp150.000 aja kok, soalnya kalian hanya sebagai dropshipper. Jadi, sistem dropship ini merupakan sistem yang dimana kamu hanya sebagai penyalur barang dari tangan pertama ke customer.


 

Berbisnis Casing Hanphone Custom Modal Minim Namun Menjanjikan



Penyalur barang ini sebagai proses dalam hal marketing, penginputan alamat  yang ingin dikirimkan ke customer, dan proses pengeditan gambar yang akan dicetak nantinya oleh tangan pertama. Jadi dropship ini bukan yang menjadi penyimpan barang atau istilahnya tanpa perlu restock barang. Jadi, jangan khawatir kalau produk kamu tidak laku terjual dan tertimbun di rumah atau di kantormu.

Modalnya minim tapi profit bersihnya bisa mengalahkan gaji karyawan dengan upah UMR atau bisa lebih loh dengan catatan harus dilakukan konsisten yaa. Aku daftar sebagai dropshipper awalnya belum punya pengetahuan dalam bidang marketing dan lain-lain, benar-benar dari nol.

Namun, itu semua bisa terkalahkan dengan kekuatan teman-teman yang saling support dan mentor yang luar biasa sabar. Hebat bukan?

Dengan modal Rp150.000 kita sudah bisa mendapatkan mentor yang sangat membantu. Mentor disana ditugaskan untuk mengajarkan member pemula dan memberi tantangan setiap bulannya agar kita bisa terus menghasilkan pengetahuan baru serta cuan, cuan, dan cuan.

Berdasarkan pengalaman, awal bulan pertama aku hanya bisa mendapatkan profit bersih sekitar Rp2.000.000, metode marketing yang aku terapkan yaitu beriklan melalui instagram seperti paid promote, giveaway, endorse, kemudian melalui Facebook yaitu dengan mengirimkan tampilan gambar casing-casing menarik dan juga testimoni (fyi, testimoni ini didapatkan dari suatu grup yang masih kumpulan dari mentor dan teman-teman lain, hasil testimoni penjualan mereka dikirimkan ke grup secara cuma-cuma untuk digunakan sesama member).

Lalu, melalui Whatsapp Bisnis dengan metode yang sama seperti Facebook. Terakhir, yaitu melalui mulut ke mulut bisa dari keluarga, teman, sahabat dan kerabat dekat lainnya.

Beberapa bulan berikutnya karena evaluasi dari mentor dan pengalaman member lainnya, hasil yang diperoleh bisa naik Rp3.000.000 atau lebih dan ada juga yang menurun dari biasanya maklum namanya bisnis ada yang naik dan juga turun. Strategi marketing bisa dibilang lebih baik dari biasanya yaitu menggunakan Instagram/Facebook Ads dan Google Ads.

Kalian bisa membayangkan berapa profit bersih yang didapatkan jika menggunakan cara tersebut yang bisa dibilang “gila” untuk mendapatkan cuan berlipat-lipat. Awal menerapkan Instagram/Facebook Ads dan Google Ads saja mendapatkan profit bersih sekitar Rp6.000.000an.

Setelah menerapkan strategi tersebut pada bulan-bulan berikutnya, akhirnya pada bulan ke 14 aku bisa merekrut 1 orang untuk membantu dalam bidang desain pada casing handphone dan 1 orang pada customer service. Memutuskan untuk merekrut 2 orang tersebut karena kebutuhan customer semakin hari semakin banyak dan permintaan akan desain semakin rumit jadi sangat tidak mungkin untuk dikerjakan hanya seorang diri.

Untuk saat ini, bisnis tersebut masih jalan seperti biasanya walaupun pandemi masih terus mengahantui kita semua. Mengapa masih bisa bertahan? Alasan pertama karena jika bisnis ini diakhiri maka 2 karyawan nantinya akan bekerja dimana?

Melihat situasi pandemi yang masih belum tahu berakhirnya kapan, alasan kedua karena kita memiliki target pasar yaitu orang-orang dari kelas menengah sampai atas, mengingat harga jual yang ditawarkan kepada customer sangat tinggi yaitu mulai dari harga Rp150.000 – Rp250.000.

Bisa dibilang, sangat mahal bagi kalangan kebawah untuk sebuah benda kecil. Namun, itu merupakan harga standar yang ditawarkan karena casing yang diproduksi oleh tangan pertama sangat-sangat berbeda kualitasnya dengan kompetitor lain. Maka dari itu, sampai saat ini bisnis ini masih berjalan karena kita ditekankan oleh mentor agar jangan takut jual mahal.

#YoungCompetitionBisnisMuda #BisnisMuda #YangMudaYangCuan