Pasang Harga Rp 6,4 Miliar per Kursi, Saham Virgin Galactic Naik!

Virgin Galactic Space Ship Illustration Web Bisnis Muda - Space.com

Like

Setelah Virgin Galactic mengumumkan rencana untuk melanjutkan penjualan tiket untuk penerbangan luar angkasanya dengan harga mulai $450.000 per kursi atau setara dengan Rp 6,4 miliar, sahamnya naik hampir 6 persen lebih tinggi pada hari Jumat (6/8).

Saham Virgin Galactic melonjak lebih dari 4 persen dalam perdagangan pre-market pada berita penjualan yang diumumkan Kamis malam.

Penjualan awalnya akan dibuka untuk "early hand-raisers," yang telah berminat untuk membayar penerbangan dan daftar lain yang kemudian akan dibuat untuk reservasi baru.

Perusahaan mengatakan akan menjual kursi tunggal, penawaran paket, dan pembelian penerbangan penuh. Namun, sayangnya untuk pemberian harga tiap paket tidak diberikan informasi dengan jelas.

Penjualan tiket Virgin Galactic ini telah ditutup setelah kecelakaan fatal uji coba penerbangan di tahun 2014.


Pendiri perusahaan Sir Richard Branson berjanji untuk terbang ke luar angkasa sendiri sebelum membuka operasi komersial, dan ia telah melakukan perjalanan itu pada bulan lalu.

Penerbangan Branson menandai pertama kalinya seorang miliarder perintis ruang angkasa pergi melewati atmosfer dengan roket perusahaannya sendiri, yang mengambil perhatian dari pendiri Amazon Jeff Bezos yang juga pergi ke luar angkasa seminggu kemudian.

CEO Virgin Galactic Michael Colglazier mengatakan bahwa dengan memanfaatkan lonjakan minat para konsumen setelah penerbangan Unity-22, mereka merasa sangat senang saat mengumumkan pembukaan penjualan yang berjalan efektif hari ini.

Ia berpendapat bahwa penerbangan tersebut telah membuka pintu ke industri dan pengalaman konsumen yang baru.

Virgin Galactic mengumumkan dimulainya kembali penjualan tiket bersamaan dengan pendapatan kuartal kedua, menunjukkan kerugian EBITDA yang disesuaikan sebesar $56 juta, sedikit lebih banyak dari kerugian $55,9 juta pada kuartal sebelumnya.

Perusahaan melaporkan pendapatan $571.000 untuk kuartal tersebut, cukup untuk menutupi kursi di salah satu penerbangan luar angkasa pada masa depan. Pendapatannya sebagian besar berasal dari eksperimen penelitian ilmiah

Perusahaan menambahkan bahwa mereka menargetkan akhir September untuk uji coba penerbangan berikutnya, yang akan membawa anggota dari Angkatan Udara Italia.

Setelah menyelesaikan penerbangan tersebut, perusahaan mengharapkan untuk menjalani periode peningkatan sebelum meluncurkan uji coba penerbangan terakhir. Setelah itu, Virgin Galactic akan memulai menerbangkan penumpang.

Colglazier mengatakan bahwa periode peningkatan kemungkinan akan berlangsung hingga pertengahan 2022, menunda kembali dimulainya operasi penumpang ke paruh kedua tahun depan.

Baca Juga: Virgin Galactic Akhirnya Terbangkan Miliarder Richard Branson ke Luar Angkasa!