Apakah Saham Indeks LQ45 Semuanya Masuk Kategori Blue Chip?

Perbedaan Saham Blue Chip dengan LQ45 Ilustrasi Bisnis Muda - Image: Canva

Like

Pernah mendengar istilah saham blue chip? Nah, saham blue chip ini kerap dikaitkan dengan saham-saham yang ada di dalam indeks LQ45.

Benarkah saham yang ada di indeks LQ45 itu sudah pasti blue chip?

Hmm..mending kita ketahui dulu yuk perbedaan antara saham blue chip dengan saham yang ada di indeks LQ45, Be-emers!

Baca Juga: BEI: Investor Ritel Mulai Tinggalkan Saham Gorengan untuk Beralih ke Blue Chip!

 

Apa Itu Saham Blue Chip?

Dalam permainan casino, sebuah chip atau keping dengan warna biru (blue chip) merupakan keping yang memiliki nilai paling besar.


 

Apa Itu Saham Blue Chip Ilustrasi Bisnis Muda - Image: Canva


Istilah itu kemudian juga dipakai dalam dunia pasar modal, dimana saham blue chip mengacu pada saham papan atas atau unggulan.

Perlu diingat bahwa blue chip bukanlah sektor atau indeks dalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, istilah ini memiliki kriteria yang dapat menjadi tolok ukur atau acuan investor untuk membeli saham emiten di dalamnya.

Saham yang bisa dikategorikan dalam saham blue chip yaitu saham dengan kapitalisasi pasar besar, di atas Rp40 triliun.

Bisa dikatakan, jenis saham ini berisi perusahaan atau emiten-emiten besar dan market leader di bidangnya. Blue chip ini juga dikenal dengan istilah saham big caps.

Emiten yang sahamnya dikategorikan blue chip minimal sudah 5 tahun melantai di bursa.

Selain itu, emiten tersebut sudah memiliki rekam jejak panjang, mendominasi segmentasi pasarnya, dan kinerjanya stabil selama bertahun-tahun dengan pertumbuhan laba serta pembagian dividen tahunan yang konsisten.
 

Apa Bedanya Saham Blue Chip dengan Saham Indeks LQ45?

Memiliki kriteria atau ciri-ciri yang mirip, seringkali saham blue chip dianggap sama halnya dengan saham yang ada di indeks LQ45. Namun kenyataannya, saham blue chip dan saham LQ45 adalah hal yang berbeda.

Dilansir dari laman BEI, indeks saham LQ45 merupakan indeks saham yang terdaftar di BEI dengan berisi 45 saham berlikuiditas tinggi, berkapitalisasi pasar besar, serta didukung fundamental perusahaan yang baik pula.

Baca Juga: Yuk, Kenali Jenis-jenis Indeks Saham

Sama-sama terdiri dari saham lapis satu atau saham dari perusahaan besar, tapi enggak semua saham yang ada dalam indeks saham LQ45 merupakan saham blue chip!

Kok bisa?
 

Perbedaan Saham Blue Chip dengan LQ45 Ilustrasi Bisnis Muda - Image: Canva


Dikutip dari laman IDX Channel, ada beberapa faktor yang membedakan saham blue chip dengan saham indeks LQ45 nih, Be-emers:
  • Jangka Waktu
    Saham yang masuk dalam kategori blue chip ternyata memiliki jangka waktu lebih lama di bursa saham dibanding saham penghuni indeks LQ45.
  • Utang dan Aset
    Saham blue chip sudah pasti memiliki rasio utang dan aset yang lebih stabil dibanding saham lainnya. Sedangkan penghuni LQ45 merupakan saham yang kinerja labanya mengalami perkembangan.

Jadi, kamu lebih suka beli saham yang mana nih?


Yuk, share di kolom komentar!

Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.