Garuda Indonesia Hentikan Sementara Pesawat Boeing 747-400 Akibat Insiden Kebakaran Mesin

(Sumber: Unsplash)

Like

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk hentikan sementara operasional satu pesawat Boeing 747-400 yang baru-baru ini terjadi kebakaran mesin saat penerbangan di hari Rabu (15/5).

Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama Garuda Indonesia menyatakan bahwa menghentikan operasional sementara ini bertujuan agar Garuda Indonesia bersama pihak yang terhubung untuk dapat melakukan inspeksi menyeluruh terhadap pesawat tersebut.

Berdasarkan hal itu, pesawat yang terjadi kebarakan mesin diakibatkan oleh beberapa kendala teknis dan mengeluarkan percikan api saat pesawat tengah melakukan penerbangan rute Makassar-Madinah.

Dengan demikian, pesawat Boeing 747-400 perlu melakukan pendaratan darurat di bandara asalnya.

Baca Juga: Tips Karyawisata Aman Bagi Siswa, Sekolah Mesti Perhatikan Ini!


Lain hal itu, diketahui pula bahwasanya insiden tersebut terjadi sekitar 10 menit setelah pesawat lepas landas pada pukul 15:30 WIT di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa armada Boeing 747-400 (ER-BOS) sebelumnya pernah mengalami kendala teknis dan selanjutnya akan berhenti operasional untuk sementara waktu supaya pelaksanaan inspeksi dapat secara menyeluruh bersama pihak-pihak terkait hingga pesawat tersebut dinyatakan siap untuk beroperasi kembali (15/5).

 

Garuda Indonesia Siap Siaga Pesawat Cadangan

Berdasarkan insiden yang terjadi, Garuda Indonesia telah menyiapkan pesawat cadangan untuk beroperasi jika keberangkatan calon jemaah haji selanjutnya berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Akan tetapi, Irfan Setiaputra belum merincikan berapa banyak pesawat cadangan yang siap siaga untuk dapat beroperasi.

Irfan Setiaputra juga belum menjelaskan apakah insiden yang terjadi menyebabkan penerbangan pesawat calon jemaah haji lainnya menjadi terhambat.

Namun, yang jelas hal tersebut tidak mempengaruhi penerbangan reguler.

 

Semua Penumpang Selamat dan Diberangkatkan Kembali ke Madinah

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menegaskan bahwa semua penumpang pesawat dengan nomor penerbangan GA-1105 telah diberangkatkan kembali ke Bandara Prince Mohammad Bin Abdulaziz, Madinah pada pukul 03.40 waktu sempat di hari Kamis (16/5).

"Para penumpang Jemaah Kloter 5 Embarkasi Makassar akan kembali dilanjutkan perjalanannya dengan menggunakan armada Boeing 747-400 (ER-TRV)" ujarnya.