Dinamika AS-Venezuela: Penangkapan Maduro hingga Isu Minyak

Like
Dalam operasi tersebut, pasukan Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, di kediaman mereka. Operasi ini dibicarakan telah dipersiapkan secara matang selama berbulan-bulan dan melibatkan pemantauan intensif terhadap aktivitas Maduro. Setelah ditangkap, Maduro diterbangkan ke luar wilayah Venezuela dan kemudian dibawa ke Amerika Serikat untuk menghadapi proses hukum.
 

Respons Venezuela dan Reaksi Internasional

Menurut berita BBC Indonesia, dari pemerintah Venezuela sendiri tentunya mengecam keras tindakan Amerika Serikat dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara.

Otoritas Caracas menyatakan bahwa penangkapan kepala negara di wilayah berdaulat merupakan tindakan yang bertentangan dengan prinsip hukum internasional. PBB juga menanggapi bahwa tindakan ini menunjukan bahwa Amerika Serikat tidak menghormati adanya hukum internasional yang berlaku.

Sementara itu, dilansir dari NBC News sendiri, sejumlah negara mempertanyakan legalitas operasi tersebut, tapi sekutu Amerika Serikat di Eropa memilih menjaga jarak dan bersikap hati-hati. Di dalam negeri AS sendiri, kongres partai tidak diminta untuk berdiskusi terkait rencana penangkapan ini sehingga memunculkan kritik bahwa operasi militer dilakukan tanpa persetujuan Kongres dan bersifat ilegal. 

Berdasarkan pernyataan dari Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Bapak Dino Patti Djalal, beliau menyatakan di aplikasi X bahwa tindakan AS terhadap Venezuela telah melanggar hukum internasional dan piagam PBB.