Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela (Sumber: Canva dan Freepik.com)
Perubahan kebijakan ini yang kerap hadir tanpa jeda, mempengaruhi stabilitas kawasan dan memicu respons beragam dari negara lain. Dalam situasi seperti ini, keputusan politik tidak lagi berdampak secara lokal, melainkan meluas hingga ke tingkat regional dan global.
Salah satu isu yang saat ini sedang terjadi adalah antara Amerika Serikat dan Venezuela. Ketegangan yang sempat mereda kini berubah menjadi isu politik luar negeri yang menyita perhatian dunia karena dapat berdampak pada beberapa aspek internasional.
Untuk memahami dinamika ini secara utuh, penting menelusuri kembali rangkaian peristiwa antara Amerika Serikat dan Venezuela yang saat ini tengah menjadi fokus dunia. Kali ini, penulis akan membantu untuk menjelaskan secara ringkas agar Be-emers bisa tahu juga soal situasi terkini di dunia.
Yuk kita simak bersama!
Baca Juga: Strategi Menghadapi Perang Dagang Amerika-China, Solusi untuk Pebisnis!
Awal Mula Ketegangan AS dan Venezuela
Dari awal kepemimpinan Maduro yang memimpin Venezuela sejak 2013, aspek negara jadi banyak yang terguncang, terutama terjadinya krisis ekonomi, tuduhan korupsi, sampai rumor keterlibatannya beliau dalam jaringan narkoba internasional (Cartel de los Soles).
Kalau dari Donald Trump sendiri, sejak periode pertama (2017-2021) sudah menjadikan Venezuela sebagai bagian dari fokus kebijakan luar negeri AS. Bukan fokus sebagai aliansi, tapi diam-diam mengincar sektor energi dan pertambangannya. Hal ini terlihat dari penuduhan keterlibatan Maduro di dalam perdagangan narkoba, bahkan melakukan tindakan provokatif seperti “meledakkan perahu kecil yang dituduh membawa narkoba”.
Pada akhirnya, ketegangan ini mencapai puncaknya pada awal Desember 2025, saat Amerika Serikat meluncurkan operasi militer rahasia yang dikenal sebagai “Operasi Absolute Resolve”. Amerika Serikat melancarkan agresi militer ke Venezuela pada awal Januari 2026.
Dilansir dari BBC Indonesia, serangan dilakukan pada dini hari di ibu kota Caracas, dengan sasaran sejumlah titik strategis, termasuk Pangkalan Udara La Carlota dan area pelabuhan utama. Ledakan dan pergerakan pesawat militer dilaporkan terjadi sekitar pukul 02:00 waktu setempat.
ALLMEIRA RAISSA HARTOMO
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.