Dinamika AS-Venezuela: Penangkapan Maduro hingga Isu Minyak

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela (Sumber: Canva dan Freepik.com)

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela (Sumber: Canva dan Freepik.com)


Memasuki tahun 2026, isu politik luar negeri tidak pernah berhenti dalam pusaran dinamika global yang bergerak cepat, terutama pada perubahan keputusan kebijakan dari aktor negara yang menentukan arah diplomasi negara. 

Perubahan kebijakan ini yang kerap hadir tanpa jeda, mempengaruhi stabilitas kawasan dan memicu respons beragam dari negara lain. Dalam situasi seperti ini, keputusan politik tidak lagi berdampak secara lokal, melainkan meluas hingga ke tingkat regional dan global.

Salah satu isu yang saat ini sedang terjadi adalah antara Amerika Serikat dan Venezuela. Ketegangan yang sempat mereda kini berubah menjadi isu politik luar negeri yang menyita perhatian dunia karena dapat berdampak pada beberapa aspek internasional.

Untuk memahami dinamika ini secara utuh, penting menelusuri kembali rangkaian peristiwa antara Amerika Serikat dan Venezuela yang saat ini tengah menjadi fokus dunia. Kali ini, penulis akan membantu untuk menjelaskan secara ringkas agar Be-emers bisa tahu juga soal situasi terkini di dunia. 

Yuk kita simak bersama!


Baca Juga: Strategi Menghadapi Perang Dagang Amerika-China, Solusi untuk Pebisnis!

 

Awal Mula Ketegangan AS dan Venezuela

Nah, kali ini kita akan mulai dari permainan kekuasaan antara Nicolás Maduro dan Donald Trump  yang sudah menarik perhatian dunia selama bertahun-tahun. Dilansir dari CNN Indonesia, Ketegangannya juga sudah tercium sejak 2018, saat sejumlah laporan intelijen AS menyebut rencana intervensi militer terhadap Venezuela sedang dipertimbangkan. 

Dari awal kepemimpinan Maduro yang memimpin Venezuela sejak 2013, aspek negara jadi banyak yang terguncang, terutama terjadinya krisis ekonomi, tuduhan korupsi, sampai rumor keterlibatannya beliau dalam jaringan narkoba internasional (Cartel de los Soles). 

Kalau dari Donald Trump sendiri, sejak periode pertama (2017-2021) sudah menjadikan Venezuela sebagai bagian dari fokus kebijakan luar negeri AS. Bukan fokus sebagai aliansi, tapi diam-diam mengincar sektor energi dan pertambangannya. Hal ini terlihat dari penuduhan keterlibatan Maduro di dalam perdagangan narkoba, bahkan melakukan tindakan provokatif seperti “meledakkan perahu kecil yang dituduh membawa narkoba”.

Pada akhirnya, ketegangan ini mencapai puncaknya pada awal Desember 2025, saat Amerika Serikat meluncurkan operasi militer rahasia yang dikenal sebagai “Operasi Absolute Resolve”. Amerika Serikat melancarkan agresi militer ke Venezuela pada awal Januari 2026.

Dilansir dari BBC Indonesia, serangan dilakukan pada dini hari di ibu kota Caracas, dengan sasaran sejumlah titik strategis, termasuk Pangkalan Udara La Carlota dan area pelabuhan utama. Ledakan dan pergerakan pesawat militer dilaporkan terjadi sekitar pukul 02:00 waktu setempat.