Menyambangi Sang Penjaga Kondusifitas Kawasan Bisnis di Tepi Jakarta


Pendekatan Humanis

“Tentunya saya mengharapkan seluruh anggota Polres Tangerang Selatan untuk dapat bersikap berbuat sesuai dengan kebutuhan yang berlaku. Saya menanamkan nilai-nilai integritas kepada mereka. Kepada masyarakat juga, jika ada perbuatan-perbuatan anggota kami di lapangan yang tidak sesuai dengan prosedur, silakan untuk dapat melaporkan pada propam atau provos atau langsung kepada saya, pasti saya terima,” ujar mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Dia mengaku tugas baru ini benar-benar berbeda 180 derajat dari tugas sebelumnya. Jika dulu dia bekerja di belakang layar untuk menyidik perkara korupsi di KPK, sekarang dia lebih sering berinteraksi dengan publik, dan menangani perkara-perkara yang memiliki aneka spektrum.

Salah satu perkara yang cukup viral adalah pelaporan terhadap seorang guru SD berinsial CB, atas dugaan melakukan kekerasan psikis terhadap salah seorang muridnya. Boy menginformasikan bahwa sejak semula pihaknya mengedepankan tindakan humanis untuk mencari solusi bersama.

Tapi pelapor yang merupakan orang tua dari murid guru tersebut, bersikeras untuk melaporkan, penyidik kemudian menangani laporan ini. Namun hasil gelar perkara terungkap fakta bahwa tidak ditenukan unsur pidana dalam laporan tersebut, sehingga penyidikan perkara dihentikan.

Selain lama menimba ilmu sebagai penyidik di komisi antirasuah, perwira menengah ini juga sudah makan asam garam di bidang reserse dan kriminal (reskrim), baik di Polda Bali, maupun di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
 

Membekuk Jambret

Di Yogyakarta-lah, penulis mengenang sebuah kisah heroik yang dilakukan oleh sang Kapolres. Ketika itu sekitar 2010, di wilayah hukum Polsek Depok Barat, Polres Sleman DIY, terjadi beberapa kali aksi penjambretan. Dalam melancarkan aksinya, terduga pelaku menggunakan sepeda motor untuk memepet korban dan secepat kilat merenggut tasnya, kemudian segera kabur dengan kecepatan tinggi.


Pada sebuah kesempatan, jajaran reskrim polsek tersebut hampir saja membekuk terduga pelaku dalam aksi kejar-kejaran. Akan tetapi, dia berhasil lolos dari kejaran polisi dengan memacu sepeda motornya dengan kecepatan super kencang.

Suatu ketika, pada siang hari, jajaran polsek tersebut menggelar razia kendaraan di kawasan Mrican. Saat razia berlangsung, tiba-tiba seorang perempuan mengendarai sepeda motor melaporkan bahwa dia hampir saja menjadi korban penjambretan oleh seorang pria bersepeda motor yang kabur setelah gagal melakukan aksinya. Korban tersebut kemudian menceritakan ciri-ciri pria tersebut beserta kendaraannya.

Seusai razia, Boy Jumalolo yang kala itu masih berpangkat Inspektur Satu (Iptu) dan merupakan Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Depok Barat, mengambil rute melintasi kawasan Selokan Mataram, untuk kembali ke mapolsek. Di tengah jalan, dia melihat gerak-gerik mencurigakan dari seorang pria yang memutar balik sepeda motornya hendak memepet seorang calon korban. Ciri-ciri pria itu persis seperti yang diungkapkan seorang warga saat razia sebelumnya.

Secepat kilat Boy kemudian memepet pria tersebut dan menendang sepeda motornya hingga pria itu terjatuh dan segera dilumpuhkan. Beberapa saat kemudian beberapa anak buahnya datang dan mengamankan tersangka tersebut.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, tersangka kemudian mengaku telah melakukan beberapa kali aksi penjambretan. Kepada petugas, dia juga menceritakan sering mengikuti aksi balapan sehingga memiliki kemampuan untuk melaju dengan kecepatan tinggi.

Be-emers, seperti itulah sepenggal kisah Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, sang penjaga sentra bisnis di tepian Jakarta.







---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung