Bakal Komitmen Jangka Panjang di Indonesia, Ini Kriteria Startup Incaran Jungle Ventures

Startup - Canva

Startup - Canva

Like

Keberadaan modal ventura menjadi salah satu hal yang cukup penting dalam pendanaan sebuah perusahaan rintisan.

Nah, salah satu modal ventura independen di Asia Tenggara, yakni Jungle Venture, dikabarkan bakal komitmen untuk berinvestasi jangka panjang di Indonesia lho, Be-emers!

Soalnya, dikutip dari laman Bisnis, Founding Partners Jungle Ventures Amit Anand bilang kalau para founders perusahaan rintisan asal Indonesia punya ambisi regional dan global yang melebihi pasar domestiknya.

Makanya, Amit menilai, penting bagi founders startup memanfaatkan ekonomi digital untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam mewujudkan komitmennya, Jungle Ventures menjalaninya dengan filosofi Built to Last, yakni dengan melakukan pendekatan model investasi portofolio yang terkonsolidasi. 


Nah, filosofi itu memungkinkan Jungle Ventures untuk membangun perusahaan portofolio pilihan yang meliputi perusahaan unggulan di setiap kategori. Perusahaan apa saja yang memenuhi kriteria untuk dilirik Jungle Ventures?

Baca Juga: Pendanaan Masih Optimis, Yuk Intip Cara Angel Investor & Modal Ventura Berburu Startup
 

Visi Sama dalam Ekonomi Digital

Menurut Amit, pihaknya ingin berinvestasi ke para founder yang punya visi sama dalam ekonomi digital. Hal itu ditujukan untuk mengatasi keterbatasan model bisnis dan pasar yang ada.

Amit mencontohkan, misalnya startup Kredivo untuk layanan keuangan, Pomelo untuk fast fashion, LivSpace untuk desain rumah dan tempat tinggal, Reddoorz untuk budget travel.
 

Fokus ke Bisnis yang Sudah Efisien

Selain itu, ia juga menekankan kalau pihaknya selalu fokus sama pemilihan beberapa bisnis yang sudah berjalan secara efisien.

Terlebih, Jungle Ventures juga diketahui fokus sama perusahaan yang membantu pengembangan kepemimpinan secara langsung, memberikan modal jangka panjang. Lebih dari itu, perusahaan yang sekaligus bisa membantu penataan neraca keuangan, berinvestasi bersama, dan kemitraan strategis, juga masuk dalam kategori.

Sejak eksis tahun 2012 lalu, Jungle Ventures sudah mengalami pertumbuhan pesat dengan lebih dari 35 total perusahaan portfolio dan dana kelolaan senilai lebih dari 352 juta dolar AS. Jungle Ventures juga telah menyalurkan pendanaan di sejumlah perusahaan rintisan seperti Kredivo, RedDoorz, Sociolla, Waresix, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Startup Indonesia Diprediksi Bakal Banjir Pandanaan Hingga 2021, Ini Pemicunya