Ini Pemicu Risiko Gagal dalam Bisnis Kecil dan Tips untuk Sukses Menghadapinya

Risk - Canva

Risk - Canva

Like

Mendirikan sebuah bisnis kecil-kecilan tentunya bisa jadi salah satu cara untuk menambah peluang cuan. Namun, tentunya, ketika baru memulai bisnis yang masih dalam skala kecil, berbagai risiko juga kerap menghadang.

Meski begitu, kamu juga perlu menyadari, risiko merupakan salah satu bagian yang enggak bisa dipisahkan ketika menjalani usaha.

Eits, tenang dulu. Risiko juga bisa kamu hadapi dengan baik kok! Hal itu, nantinya juga akan berdampak pada kelangsungan usaha kamu lho.

Nah, biar kamu bisa lebih siap menghadapi segala kemungkinan, dikutip dari Bisnis, ini sejumlah pemicu kegagalan dalam bisnis kecil dan cara menghadapinya.

Baca Juga: Ini yang Perlu Kamu Lakukan untuk Mempersiapkan Segala Kemungkinan dalam Berbisnis




Kegagalan Kepemimpinan

Pastinya, kamu akan kesulitan berjuang sebagai seorang pemimpin kalau enggak punya cukup pengalaman membuat keputusan manajemen, mengawasi staf, atau visi untuk memimpin organisasi kamu.

Kepemimpinan yang enggak berfungsi dalam bisnis, ternyata akan mempengaruhi setiap aspek operasi bisnis dari manajemen keuangan hingga moral karyawan, dan begitu produktivitas terhalang, kegagalan ada di depan mata.

Nah, biar hal itu enggak terjadi, cobalah untuk pelajari dinamika kepemimpinan bisnis, temukan mentor, daftarkan diri dalam pelatihan, lakukan penelitian pribadi. Pastikan, kamu melakukan apapun untuk bisa meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan pengertahuan seputar industri ya!
 

Brand/Produk Kurang Unik

Mungkin kamu punya produk atau layanan hebat dan permintaannya kuat. Namun, bisnis kamu ternyata masih gagal.

Bisa jadi, pendekatan kamu biasa-biasa saja atau kamu enggak punya proposisi nilai yang kuat. Soalnya, meskipun ada permintaan yang kuat, kamu mungkin punya banyak pesaing dan gagal untuk tampil menonjol.

Untuk itu, kamu bisa mengembangkan pendekatan atau paket layanan yang disesuaikan dan enggak digunakan oleh orang lain di industri yang kamu jalani. Sehingga, kamu bisa menyajikannya sebagai proposisi nilai yang kuat yang menarik perhatian dan minat.