Ramai Jack Ma Menghilang, Seperti Apa sih Kritiknya Terhadap Pemerintah China?

Jack Ma - Image: Pinterest

Jack Ma - Image: Pinterest

Sudah 3 bulan, Jack Ma tak terdengar kabarnya. Salah satu orang paling tajir di China itu dikabarkan menghilang dari publik sejak ia mengkritik pemerintah China dalam pidatonya.

Bahkan, hingga hari ini (5/1), spekulasi daol menghilangnya Jack Ma terus bergulir. Alhasil, kabar tersebut mencuri perhatian publik.

Sebenarnya, apa sih isi kritik Jack Ma dalam pidatonya?

Baca Juga: Habis Kritik Pemerintah China, Jack Ma Menghilang?

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Bisnis, kisah hilangnya Jack Ma ini berawal pada 24 Oktober 2020. Saat itu, pendiri Ali Baba itu berkesempatan untuk datang ke konferensi keuangan Bund Summit yang digelar di Shanghai, China.
 

Kritik Sistem Keuangan China

Saat itulah, Jack Ma menyampaikan kritiknya terhadap pemerintah China. Ia mengkritik sistem keuangan China, mulai dari masalah regulasi hingga minimnya dukungan terhadap pendanaan inovasi.

Mengutip dari Nikkei, Jack Ma berpendapat bahwa,
“Inovasi yang bagus tidak takut terhadap regulasi, tetapi takut terhadap regulasi yang usang. Perumpamaannya, jangan menggunakan sistem manajamen stasiun kereta api untuk meregulasi bandara komersil,”
 

Operasional Bank China Usang

Selain itu, Jack Ma juga menyebut kalau operasional bank di China usang. Soalnya, ia menilai, bank-bank di China dijalankan dengan mentalitas toko gadai.

Menurutnya, kalau operasional bank-bank China bertahan dengan cara seperti itu, maka bank China enggak akan mampu mendukung kebutuhan finansial pada masa depan.

Pria 56 tahun itu pun menyarankan agar bank-bank China membuat sistem-sistem tradisional dan menggantikannya dengan teknologi terbaru. Dengan begitu, potensi kredit macet bisa dicegah untuk memastikan pinjaman sesuai kemampuan kreditur.
 

Kritik yang Berani

Kritik dari Jack Ma memang ditujukan untuk membuat sistem keuangan dan perbankan China menjadi lebih baik. Namun, di sisi lain, hal itu dinilai cukup berani lho, Be-emers.

Soalnya, dalam acara tersebut, turut hadir pejabat-pejabat senior Pemerintah Cina. Salah satunya, yakni Wang Qishan, figur di balik administrasi keuangan China.

Enggak cuma itu, hadir pula Wakil Perdana Menteri Liu He yang bertanggung jawab mengawasi kebijakan makro ekonomi China. Bahkan, kritik dari Jack Ma tersebut dikabarkan telah membuat Presiden Xi Jinping marah besar lho!

Sang presiden dikabarkan meminta kelompok usaha Jack Ma ditindak. Makanya, sejak saat itu, semua kelompok usaha Jack Ma, seperti Ant Group dan Alibaba, kini menjadi sasaran Pemerintah Cina.

Adapun, dianggap bermasalah dalam hal layanan kredit, asuransi, dan manajemen keuangan. Ant Group pun gagal melantai di pasar saham.

Baca Juga: Biografi Jack Ma Si Pendiri Alibaba yang Gak Pintar Matematika dan IT!