Resmi IPO di Bursa Filipina, Ini Fakta Menarik Soal Monde Nissin

Monde Nissin IPO Illustration Web Bisnis Muda - Image: Monde Nissin

Monde Nissin IPO Illustration Web Bisnis Muda - Image: Monde Nissin

Salah satu perusahaan consumer goods yang bermarkas di Filipina, Monde Nissin, telah resmi IPO di Bursa Efek Filipina nih, Be-emers. Lalu, apa aja sih fakta menarik dari produsen mi instan “Lucky Me!” itu?

Tepatnya pada Selasa (1/6) lalu, Monde Nissin Corp. telah resmi melantai di Bursa Efek Filipina (Philippine Stock Exchange/PSE).

Initial Public Offering (IPO) yang dilakukan emiten dengan kode saham MONDE.PS tersebut, dikutip Reuters, yakni senilai 48,6 miliar pesos atau setara US$ 1 miliar! Menariknya, Reuters menilai kalau IPO tersebut juadi yang terbesar di bursa Filipina.

Padahal, menurut catatan Fortune, saham Monde Nissin pada perdagangan Selasa (1/6) pagi waktu setempat, sempat dibuka dengan penurunan 0,15 persen. Meski begitu, IPO Monde Nissin mampu mencetak kapitalisasi pasar perusahaan hingga mencapai US$5 miliar lho, Be-emers!

Ditambah, saat IPO, saham Monde Nissin mengalami oversubscribed nih. Makanya enggak heran deh, kalau aksi IPO Monde Nissin jadi yang yang terbesar di Filipina.

Bahkan, melantainya Monde Nissin di bursa, jadi aksi IPO terbesar kedua tahun ini lho, Be-emers! Sebelumnya, ada aksi IPO Thailand PTT Oil and Retail dengan nilai US$1,8 miliar.

Baca Juga: Gimana Sih Cara Beli Saham IPO?
 

Monde Nissin: Bisnis Keluarga Indonesia-Filipina

Eksis sejak 1979, Monde Nissin Corp didirikan oleh Kwee Boen Thwie atau yang juga dikenal dengan nama Hidajat Darmono.

Dengan produk pertamanya yakni Nissin Butter Coconut Biscuits dan Nissin Wafers, Monde Nissin kini dipimpin oleh Henry Soesanto sebagai CEO sekaligus Executive Vice PResident dan Direktur.

Ada juga Betty Ang, yang berperan sebagai Presiden dan Direktur Monde Nissin. Dilansir Forbes, Ang pun juga dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Filipina selama 11 tahun berturut-turut karena kesuksesan Monde Nissin yang dipimpinnya!

Nah, suami Ang yang bernama Hoediono Kweefanus merupakan warga negara Indonesia dan menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Monde Nissin. Sudah berjalan selama empat dekade, Monde Nissin rupanya memang masih merupakan bisnis keluarga nih, Be-emers.

 

Salah Satu Produk Monde Nissin Illustration Web Bisnis Muda - Image: Monde Nissin

Salah Satu Produk Monde Nissin Illustration Web Bisnis Muda - Image: Monde Nissin

 

Sukses Ekspansi Monde Nissin

Dari catatan Fortune, Monde Nissin mulai masuk ke pasar mie instan pada tahun 1989 ketika memperkenalkan Lucky Me!. Kamu pernah coba mi instan buatan Monde Nissin itu enggak, Be-emers?

Enggak berhenti sampai di situ, di tahun 2015, Monde Nissin ternyata diam-diam membeli Marlow Foods di Inggris senilai US$780 juta lho! Marlow Foods merupakan produsen daging tiruan teratas di Inggris.

Alhasil, Monde Nissin pun juga berekspansi di bisnis daging olahan alternatif. Quorn, merek daging alternatif yang didirikan oleh Marlow Foods, kini dilaporkan Fortune telah menyumbang seperlima dari total penjualan Monde Nissin!

Menariknya, pergeseran ke pasar pengganti daging diperkirakan bakal mencapai US$23,2 miliar hingga tahun 2024 lho. Ekspansi bisnis Monde Nissin ke industri daging olahan alternatif rupanya juga telah membantu meningkatkan sentimen investor untuk proses IPO perusahaan.

Padahal, IPO Monde Nissin datang pada saat yang tidak nyaman bagi Filipina, yang mana kasus Covid-19 masih cukup tinggi di sana. Namun, karena adanya daya tarik bahan pokok konsumen selama masa ekonomi sulit, justru membuat minat terhadap IPO Monde Nissin juga kuat.

Adapun, dikutip Reuters, CEO Monde Nissin Henry Soesanto mengatakan, pihaknya tetap optimis terhadap peluang pertumbuhan dalam beberapa tahun ke depan.

Nah, produk Monde Nissin apa nih yang pernah kamu coba? Kira-kira kamu tertarik buat mengoleksi sahamnya juga enggak, Be-emers?