Inggris Pertimbangin Perlindungan Hukum untuk Perasaan Hewan!

Animal Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Animal Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Like

Ada kabar baik bagi para hewan bertulang belakang di Inggris lho, Be-emers! Pasalnya Inggris akan segera mengakui secara hukum atas perlindungan perasaan hewan tersebut.

RUU tersebut sedang dibahas oleh parlemen untuk mempertimbangkan perasaan hewan, seperti rasa sakit atau bahkan rasa gembira dalam membuat kebijakan baru. Pemerintah Inggris juga bertujuan menetapkan standar tinggi terhadap kesejahteraan hewan.

Jika RUU perlindungan perasaan hewan itu disahkan, maka nantinya akan dibentuk komite khusus untuk menangani masalah tersebut dan bertugas mengevaluasi seberapa baik pemerintah mempertimbangkan perasaan hewan dalam setiap kebijakan.

Saat ini, RUU tersebut berfokus pada vertebrata, yaitu hewan bertulang belakang. Namun, ada dorongan dari para pecinta hewan untuk memperluas perlindungan hewan tersebut, yang diusulkan juga diterapkan pada invertebrata, seperti gurita dan lobster.

Kristina Horback, selaku direktur Lab Perilaku dan Kognisi Hewan di University of California, Davis, mengatakan bahwa perasaan sendiri merupakan kemampuan untuk merasakan isyarat lingkungan, mulai dari sensasi, persepsi, yang kemudian dapat menanggapi isyarat tersebut.


Baca Juga: Sayangi Hewan Peliharaan, Pet Insurance Bisa Jadi Pilihan

Pada hewan sendiri, Kristina mengatakan bahwa ia memiliki beberapa bukti perilaku hewan yang bisa dipelajari, terutama rasa sakit. Misalnya, hewan cenderung menghindari area tertentu di lingkungan mereka ketika mereka mengalami rasa sakit atau rasa trauma.

Namun, dengan bukti tersebut, masin cukup sulit untuk mengatakan bahwa hewan memiliki tingkat kesadaran yang tinggi terhadap perasaan mereka, terutama rasa sakit. Menurut Kristina, hanya butuh waktu bagi manusia untuk bisa melihat perasaan hewan. Ia juga tak lagi melihat hewan sebagai objek, yang hanya bertahan hidup lalu mati.

Dalam psikologi komparatif dan ilmu kesejahteraan hewan, manusia sebenarnya sudah bisa membedakan perasaan hewan, seperti misalnya pemilik hewan peliharaan yang bisa membedakan karakter hewan-hewan yang dimilikinya.

Apa dampak dari RUU ini?

Jika RUU perlindungan perasaan hewan ini disahkan, banyak dampak positif yang bisa didapatkan oleh hewan, mulai dari standar perawatannya, tempat tinggal, dan pengayaannya, RUU ini juga bisa diterapkan dalam kebijakan ekspor dan impor hewan ternak, seperti kelayakan transportasi logistiknya, dan lainnya.

Menurut Be-emers, penting nggak sih undang-undang ini diberlakukan di Indonesia?

Baca Juga: Melirik Peluang Bisnis Hewan Peliharaan, Kenali Dulu Tantangan dan Alternatifnya