Mengapa Employee Retention Penting untuk Diperhatikan Perusahaan?

Employee Retention Illustration Web Bisnis Muda - Image: Flickr

Employee Retention Illustration Web Bisnis Muda - Image: Flickr

Like

Kesuksesan serta besarnya suatu perusahaan memang pasti memiliki banyak faktor dan indikasi yang saling beriring dibaliknya. Mulai dari stakeholders hingga shareholders terkait pasti memiliki perannya masing-masing yang berkesinambungan terhadap suksesnya sebuah perusahaan.

Melansir dari Glints, stakeholders sendiri merupakan suatu kumpulan individu, kelompok maupun komunitas yang terbilang membentuk ekosistem demi tercapainya tujuan bagi suatu organisasi atau perusahaan. Adapun stakeholders terbagi menjadi dua yaitu stakeholders internal dan stakeholders external.

Semua komponen stakeholders memang memiliki peran dan fungsinya masing-masing, namun jika berbicara mengenai peranan mendasar dari suatu perusahaan pasti sangat erat kaitannya dengan stakeholders internal pada lingkup terdekat yaitu karyawan atau pegawai.

Karyawan atau pegawai suatu perusahaan sendiri terbilang memiliki peranan yang mendasar dan penting bagi suatu aktivitas perusahaan itu sendiri. Oleh karenanya, membina internal relations merupakan suatu hal yang penting bagi suatu perusahaan. Dengan membina internal relations yang baik, pasti akan bersinergi terhadap keberlangsungan employee retention atau retensi karyawan.

Meringkas dari Sleekr, employee retention atau retensi karyawan ialah sebuah kegiatan atau aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan elemen stakeholders internal terdekat yaitu karyawan atau Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki perusahaan.


Namun, sebelum lebih jauh lagi Be-emers sendiri sudah paham belum mengapa employee retention merupakan hal penting bagi keberlangsungan sebuah perusahaan?


Alasan Pentingnya Employee Retention Bagi Perusahaan


Mengurangi Employee Turnover

Salah satu indikator utama pentingnya employee retention atau retensi karyawan yaitu dalam rangka mengurangi employee turnover atau kecenderungan karyawan untuk keluar atau resign dari suatu perusahaan.

Jika suatu perusahaan sudah dilanda meningkatnya employee turnover, berarti ada yang salah dari keberlangsungan suatu perusahaan dalam membina internal relations. Konteks kekeliruan atas keberlangsungan suatu perusahaan tersebut meliputi rasa tidak nyaman untuk karyawan, corporate culture yang kurang baik, hingga kurangnya intensitas untuk peluang karyawan dapat berkembang pada perusahaan tersebut.
 

Meningkatkan Sense Of Belonging

Jika suatu perusahaan sudah membina internal relations lewat employee retention telah bersinergi dengan baik, otomatis akan berdampak juga kepada sense of belonging bagi karyawan.

Sense of belonging atau rasa memiliki terhadap perusahaan merupakan salah satu indikator penting yang selalu diusahakan perusahaan kepada karyawannya. Dengan meningkatnya sense of belonging karyawan, pasti akan selaras juga kepada kinerja serta dedikasi tinggi karyawan untuk terus meningkatkan prestasi serta reputasi perusahaan.


Merekrut Karyawan Baru Adalah Hal yang Sulit

Membuka lowongan pekerjaan atau merekrut karyawan baru bukanlah hal yang mudah. Pasti diperlukan waktu berlebih untuk dapat menerka integritas serta kredibilitas dari karyawan baru nantinya.

Apalagi jika harus mengorbankan SDM yang sebelumnya terbilang sangat berpotensi serta loyal untuk perusahaan yang dengan terpaksa harus resign karena employee retention yang kurang baik.