Dana Pensiun di Ohio Gugat Meta, Ada Apa Ya?

Dana Pensiun di Ohio Gugat Meta Illustration Bisnis Muda - Image: Canva

Dana Pensiun di Ohio Gugat Meta Illustration Bisnis Muda - Image: Canva


Facebook Inc. yang baru saja rebranding menjadi Meta, rupanya masih harus menghadapi tuntutan nih. Kini, perusahaan yang dinaungi Mark Zuckerberg tersebut digugat oleh perusahaan dana pensiun di Ohio, AS.

Rebranding yang dilakukan Facebook Inc. cukup menghebohkan dunia. Meski berencana untuk fokus pada teknologi Metaverse, dilansir Bloomberg, rebranding Facebook menjadi Meta diharapkan perusahaan bisa mengalihkan pembicaraan publik dari pemberitaan negatif yang selama ini mencuat.

Meta diluncurkan di tengah banyaknya polemik yang harus dihadapi Facebook. Apalagi, The Wall Street Journal berhasil merangkumnya dalam laporan "The Facebook Papers."

Namun kenyataannya, meski sudah rebranding, Meta masih harus menghadapi sejumlah masalah. Salah satunya, yakni gugatan dari perusahaan dana pensiun di Ohio.

Ada apa sih sebenarnya?


Baca Juga: Dibayangi Banyak Kasus, Ini yang Perlu Kamu Ketahui tentang Facebook
 

Gugatan Perusahaan Dana Pensiun terhadap Meta

Dilaporkan The Washington Post, dana pensiun pegawai publik terbesar di Ohio telah menggugat Meta.

Mereka menuduh Meta melanggar UU sekuritas federal dengan sengaja menyesatkan publik tentang efek negatif platform sosial dan algoritmanya.

Ohio Public Employees Retirement System mengklaim bahwa Facebook merahasiakan temuan yang tidak menyenangkan tentang algoritmanya. Selain itu, Facebook juga dituduh menolak memperbaiki hal-hal seperti aktivitas ilegal, ekstremisme kekerasan, dan perdebatan.

The Washington Post juga melaporkan, gugatan yang diajukan minggu lalu di pengadilan federal di California tersebut menyebutkan adanya kerugian pasar akibat publisitas atas tindakan Facebook. Salah satunya, menyebabkan investor -termasuk OPERS- telah kehilangan lebih dari US$100 miliar!

Meski begitu, pihak Meta justru menyebut gugatan itu tidak berdasar dan mengatakan mereka akan melawannya. Adapun, Associated Press dan koalisi organisasi berita lainnya telah melaporkan secara ekstensif tindakan Facebook dalam Facebook Papers.

Selain itu, Meta juga tengah menghadapi gugatan yang diajukan oleh Phhhoto terkait fitur Boomerang milik Instagram lho. Fitur Boomerang dianggap meniru apa yang selama ini dilakukan Phhhoto dan Meta pun dinilai telah melanggar UU anti-monopoli -yang mana hal itu membuat Phhhoto bangkrut pada 2017 lalu, Be-emers.

Hmm.. Gimana menurut kamu, Be-emers?