Berburu Cuan Saham IPO

Menilai prospek Cuan saham IPO

Menilai prospek Cuan saham IPO


Semarak investasi di pasar modal Indonesia dari waktu ke waktu semakin berkembang. Tidak hanya dari sisi pertambahan investor, namun minat perusahaan yang ingin melantai di Bursa Efek Indonesia juga terus meningkat untuk menghimpun dana dari publik, demi melebarkan sayap bisnisnya dengan sistem tata kelola yang semakin baik.

Sejak semester kedua 2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menginisiasi suatu microsite untuk memperluas jangkauan bagi para investor untuk mendapatkan kesempatan berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang akan go public pertama kali -atau sering dikenal dengan IPO (Intial Public Offering) melalui website www.e-ipo.co.id.

Dilansir data dari OJK, sepanjang tahun 2020, emiten baru yang tercatat di BEI mencapai 53 emiten dan di akhir 2021, terjadi peningkatan dengan jumlah emiten yang berhasil melantai di BEI sebanyak 55 emiten.

Perusahaan-perusahaan dari beragam sektor bisnis berlomba-lomba, menjajakan diri demi mendapatkan perhatian dan pundi-pundi dari investor. Melalui website www.e-ipo.co.id, para calon investor dapat melihat informasi secara lengkap tentang perusahaan yang akan go public.

Kendati demikian, investor perlu jeli dalam memilih emiten. Ibarat mencari harta karun alias berburu cuan, banyak hal yang perlu dipertimbangkan.


Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan antara lain, kondisi fundamental perusahaan yang terlihat dari kinerja laporan keuangan perusahaan -yang mana informasi dan data detail diperoleh melalui prospektus perusahaan yang telah dipubllikasi.

Sebagai calon Investor, kamu juga perlu melihat dan menilai apakah suatu emiten secara berkesinambungan menghasilkan kinerja yang cemerlang berdasarkan evaluasi dari rasio-rasio keuangan yang sehat jika dibandingkan dengan emiten yang ada di sektor/atau industri yang sejenis.

Di lain sisi, beberapa poin yang menjadi sorotan utama dalam mempertimbangkan investasi saham IPO yaitu rencana alokasi penggunaan dana hasil IPO,

Selain itu, jumlah persentase saham yang akan di lepas ke publik, cek track record dari penjamin pelaksana emisi, manajemen dan tata kelola perusahaan, praktek bisnis dengan memperhatikan prinsip ESG, serta rencana strategis dan transformasi dari lini bisnis yang dijalankan demi mendapatkan daya saing di industri.

Kunci dari investasi saham IPO adalah kenali perusahaannya supaya kamu siap panen cuannya.

Baca Juga: Gimana Sih Cara Beli Saham IPO?