Mark Zuckerberg Beli Tanah Lagi di Hawaii! Untuk Apa Ya?

Mark Zuckerberg Beli Tanah di Hawaii Illustration Bisnis Muda - Image: Canva

Mark Zuckerberg Beli Tanah di Hawaii Illustration Bisnis Muda - Image: Canva

Like

Selain sebagai destinasi wisata, Hawaii juga menjadi lokasi yang menarik bagi sebagian orang untuk investasi properti. Bahkan, akhir Desember 2021 lalu. Mark Zuckerberg dikabarkan beli tanah lagi di salah satu pulau yang ada di Kepulauan Hawaii nih, Be-emers.

Dengan iklim yang dominan tropis dan memiliki banyak pantai, Hawaii sering jadi destinasi wisata, baik lokal maupun internasional. Enggak heran, Hawaii adalah negara bagian paling mahal untuk ditinggali di Amerika Serikat lho!

Berdasarkan data “Most Expensive States to Live in 2021” yang dipublikasi di laman World Population Review, Harga rumah rata-rata di Hawaii yakni mencapai lebih dari US$1,1 juta. Data Zillow menyebutkan, nilai properti seperti rumah di Hawaii telah meningkat hingga 19,4 persen selama 2021.

Harga barang-barang di Hawaii juga mahal lho, Be-emers. Soalnya, dilansir World Population Review, barang-barang tersebut harus dikirim dari wilayah lain ke Kepulauan Hawaii, yang mana terletak di tengah Samudra Pasifik.

Baca Juga: Investasi Properti, Begini Caranya Pilih Hunian untuk Milenial


 

Mark Zuckerberg Suka Investasi Properti di Hawaii?

Dulu, dilansir dari laman Real Hawaii, tanah di wilayah Hawaii enggak bisa dimiliki secara pribadi oleh individu lho, Be-emers! Tanah yang ada di wilayah Hawaii dikuasai oleh m??? (raja) dan ali?i (pemimpin tinggi) lewat pembagian tanah yang terorganisir -atau disebut juga sebagai ahupua'a.

Namun, di tahun 1848, Raja Kamehameha III akhirnya mengizinkan individu lain untuk mengambil hak atas tanah dan properti di Hawaii. Alhasil, kini properti seperti tanah di Hawaii bisa diperjualbelikan di area tertentu -selama mengikuti undang-undang dan peraturan real estat Hawaii.

Pada dasarnya, siapapun bisa membeli properti di Hawaii. Bahkan, kalau kamu bukan warga AS dan punya visa, kamu bisa menggunakan properti tersebut sebagai investasi atau rumah liburan.

Kalau kamu aja bisa beli properti di Hawaii, apalagi Mark Zuckerberg! Salah satu orang terkaya di dunia itu dikabarkan baru beli tanah di Pulau Kauai, Hawaii nih, Be-emers.

Baca Juga: Jadi Tren Baru, Gimana Cara Beli Tanah Virtual?

Berdasarkan info di laman New York Post, Mark dan istrinya telah membeli 110 hektar bekas waduk perkebunan gula di pulau Kauai. Tanah tersebut mencakup sebagian besar Waduk Ka Loko.

Fakta menariknya nih, ternyata  Waduk Ka Loko pernah mengalami kejadian tragis yang mana salah satu tembok waduk tersebut jebol di tahun 2006 dan menewaskan tujuh orang -termasuk seorang wanita hamil!

Namun, hal itu kayaknya enggak bikin Mark merasa takut deh. Apalagi, ini bukan pertama kalinya bos Meta itu membeli tanah di wilayah tersebut.

Dengan membeli tanah baru, itu artinya Mark Zuckerberg semakin menambah aset investasi propertinya di Pulau Kauai, Hawaii. Bahkan, NY Post mencatat, sebagian besar properti milik Mark terletak dekat dengan lahan pertanian dan konservasi yang dilindungi.

Dari data NY Post, Mark Zuckerberg sebelumnya telah membeli sekitar 700 hektar tanah dengan harga US$100 juta di tahun 2014. Kemudian pada April 2021, ia membeli sekitar 600 hektar tanah dengan harga US$53 juta di Hawaii.

Juru bicara Mark Zuckerberg dan sang istri, Ben LaBolt, mengatakan bahwa kedua pasangan tersebut memang berencana untuk memperluas pertanian, peternakan dan upaya konservasi satwa liar di 1.300 hektar lahan mereka di Pulau Kauai.

Masalahnya nih, ternyata warga pedesaan telah mengkritik dinding batu raksasa yang dibangun Mark Zuckerberg di sana. Soalnya, warga merasa tembok tersebut menghalangi pemandangan laut dari jalan utama daerah itu.

Meski begitu, Mark dan istrinya juga dipuji atas upaya amal mereka di wilayah tersebut. Adapun, hal itu termasuk sumbangan US$4,85 juta ke Habitat for Humanity untuk membangun perumahan yang terjangkau di Waimea, Anahola dan Waipouli di wilayah Hawaii.

Gimana menurut kamu, Be-emers? Tertarik untuk beli properti di Hawaii juga?