Cegah Karyawannya Pindah ke Meta, Apple Tak Sungkan Kasih Bonus hingga Rp2,5 Miliar

Apple Illustration Web Bisnis Muda - Image: Daily News

Apple Illustration Web Bisnis Muda - Image: Daily News


Pertaruhan lanskap futuristis atas virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) dalam kesatuan metaverse tentunya memang menjadi ajang susul menyusul untuk berbagai raksasa teknologi.

Tak jarang, bahkan kerap terjadi tarik-menarik karyawan antar raksasa teknologi dalam rangka menciptakan akselerasi metaverse ditahun ini.

Bahkan, Meta (sebelumnya Facebook Inc.) sampai rela menyisihkan anggaran hingga US$10 miliar dari potongan laba bersih perusahaan guna mendapatkan teknologi VR dan AR terbaik.

Menyadari hal tersebut, Apple seketika langsung memberikan bonus secara mengejutkan kepada para karyawannya agar mencegah para karyawannya membelot, bahkan nilainya diketahui hingga Rp2,5 miliar, lho, Be-emers!

Baca Juga: Google, Apple, Microsoft Siap Saingi Meta dalam Panggung Metaverse di Tahun 2022?
 

Apple Berikan Kejutan Bonus Demi Hindari Karyawan Membelot

Mengutip dari Bloomberg, Apple Inc. dikabarkan baru saja memberikan bonus secara mengejutkan kepada beberapa insinyurnya dengan nilai yang berkisar mulai dari US$50.000 hingga US$180.000 atau sekitar Rp718 juta hingga Rp2,5 miliar.


Raksasa teknologi yang berpusat di Cupertino itu juga menjelaskan bahwa bonus yang diberikan tersebut merupakan wujud perusahaan dalam memberikan apresiasi insentif kepada insinyur yang berkinerja tinggi diluar utilitasnya untuk mempertahankan karyawannya agar tidak membelot ke Meta.

Menurut sumber internal anonim, bahkan beberapa insinyur lainnya juga diberikan bonus mulai dari US$80.000 hingga US$120.000 dalam bentuk Unit Stock Terbatas (RSU).

Kendati demikian, masalah lain timbul karena beberapa insinyur diluar kapabilitas yang tidak memiliki irisan dengan VR dan AR tidak mendapatkan bonus serupa dan menyebut bahwa dalam proses penyampaian bonus tersebut terjadi tindakan ketimpangan.

Namun, beragam upaya yang dilakukan oleh Apple tersebut semata-mata bukan hanya sekedar kekhawatiran belaka, terlebih usai kepergian 100 insinyurnya ke Meta dalam beberapa bulan terakhir.

Oleh karena itu, Apple terus berusaha mencari inisiatif agar karyawannya tidak membelot ke Meta terlebih memang harus diakui bahwa Meta terbilang memiliki sokongan dana dalam mengembangkan metaverse ditahun ini.

Secara terpisah, diketahui Apple juga telah merampas beberapa karyawan Meta seiring ambisinya untuk terus mengembangkan headset serta jam tangan AR dan VR miliknya sebagaimana dikutip dari TheHill.

Di samping itu, sebenarnya upaya yang dilakukan oleh berbagai raksasa teknologi untuk menghindari tarik-menarik karyawan juga telah dilakukan diluar pemberian bonus.

Beberapa raksasa teknologi tersebut bahkan sampai rela untuk menetapkan tunjangan, memberikan unit saham hingga melengkapi fasilitas kantor mulai dari snack bar hingga kursi pemijat agar mempertahankan karyawan yang dimilikinya.

Baca Juga: Ini Alasan Elon Musk Enggak Tertarik sama Metaverse dan Web3

Gimana tanggapanmu, Be-emers?