Pemerintah China Stop Subsidi Kendaraan Listrik Mulai Tahun 2022

China Flag Illustration Web Bisnis Muda - Image: Flickr

China Flag Illustration Web Bisnis Muda - Image: Flickr


Daya pikat atas kepemilikan kendaraan listrik atau electric vehicle dalam skala global kini memang terus menampilkan ritme yang cukup melejit.

Lebih lagi, para produsen otomotif saling berpacu untuk menghasilkan kendaraan listrik yang inovatif layaknya proyek taksi listrik Waymo yang hadir tanpa setir kemudi dan gas.

Namun perlu diingat, di awal implementasi atas penciptaan kendaraan listrik tersebut tentunya juga melibatkan berbagai implikasi lain, salah satunya subsidi yang dilakukan oleh pemerintah.

Meyakini implementasi dari kendaraan listrik sudah berkesenimabungan, pemerintah China justru mengumumkan untuk mulai memberhentikan subsidi kendaraan listrik di tahun 2022, nih, Be-emers!

Baca Juga: Anak Perusahaan Alphabet Inc. Berencana Kembangkan Taksi Listrik Otonom Tanpa Setir Kemudi dan Pedal Gas
 

China Berhentikan Subsidi Kendaraan Listrik Bertahap

Dilansir dari GeoNews, awal tahun ini pemerintah China secara resmi mengeluarkan maklumat yang menjelaskan siasatnya untuk mengakhiri subsidi daripada kendaraan listrik dan hibrida secara menyeluruh di akhir tahun ini.


Maklumat yang disampaikan tersebut didasari dari pengamatan pemerintah atas kontinuitas dari sektor industri kendaraan listrik di China yang semakin tumbuh dan kokoh.

Dengan itu, pemerintah China menganggap bahwasanya kekuatan pada sektor dan industri kendaraan listrik di China sudah dapat berjalan dengan sendirinya sehingga dinilai tidak memerlukan dukungan negara lagi.

Kementerian Keuangan China juga ikut memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa penghentian subsidi tersebut sudah dimulai sejak bulan ini dengan persentase pengurangan sebesar 30 persen, sebelum dihapus sepenuhnya pada akhir tahun 2022.

Disamping itu, penjualan kendaraan listik dan hibrida di China telah menunjukkan ritme peningkatan yang cukup impresif seiring dengan capaian lebih dari 100 persen dari tahun ke tahunnya.

Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM) bahkan memiliki catatan atas sumbangsih kendaraan listrik yang meningkat dari 5 persen ditahun 2019 menjadi 18 persen pada tahun 2022 dari cangkupan keseluruhan semua penjualan kendaraan.

CAAM juga menguraikan capaian dari 27,5 juta kendaraan yang terjual sepanjang 2021 kemarin, 5 juta diantaranya merupakan kendaraan listrik dan hibrida.

Lebih lanjut, ritme pertumbuhan ini juga diproyeksikan telah mencapai 3,1 persen ditahun 2021 dari pasar kendaraan terbesar didunia yang terhitung sejak pertumbuhan pertamanya ditahun 2018.

Gimana tanggapanmu, Be-emers?

Baca JugaEnggak Main-Main, Pemerintah China Kini Larang Transaksi Kripto