Kapan Saat yang Tepat untuk Membeli dan Menjual Emas Batang?

Photo by Jingming Pan on Unsplash

Photo by Jingming Pan on Unsplash

Like

Investasi emas fisik tentu sudah menjadi cara investasi yang kuno, namun akan tetap relevan di jaman kapanpun. Hal itu dikarenakan pasokan jumlah emas juga sangat terbatas, yang mana menjadikan supplynya melebihi demand yang ada di market.

Sejak terjadinya virus corona di dunia, harga emas melambung naik dikarenakan adanya krisis di sektor kesehatan yang berdampak pada krisis di sektor ekonomi mengakibatkan harga emas melambung naik. Oleh karena itu, para investor pun akan mendapat kesempatan meraih cuan saat harga emas ini meningkat.

Lalu, bagaimana sih caranya atau momen yang tepat saat kita akan menjual atau membeli emas? Mari kita simak penjelasan berikut.

Momen yang tepat saat ingin membeli atau menjual emas adalah pada kondisi:
 

1. Kondisi Perekonomian.

Pada saat kondisi ekonomi sedang bagus maka aliran investasi dari para investor adalah membeli aset aset lain yang lebih menghasilkan return lebih tinggi seperti saham, properti, atau obligasi. Emas biasanya akan turun saat setelah kondisi ekonomi selepas krisis dan berjalan normal menuju pertumbuhan.
 

Tradingview gold

Tradingview gold


Dari grafik bisa kita saksikan setelah krisis keuangan terdekat yakni pada tahun 2013, maka ketika ekonomi pulih yakni 2014-2019 harga emas turun. Nah, pada momen inilah saat yang tepat untuk membeli emas.

 

Tradingview gold

Tradingview gold


Pada saat terdengar kasus Covid-19 di dunia pada awal 2020, harga emas mulai melambung naik. bahkan pada saat puncak nya berada di angka US$2000/ troy ons.

Jika kita jeli, maka dari awal tahun kita membeli emas di angka US$1200/troy ons maka kita bisa menjual dan meraih untung +- 70 persen. Maka, pada saat kondisi sedang krisis itulah momen untuk menjual emas di harga tinggi. 
 

2.Kurs Dollar terhadap Rupiah

Dikarenakan patokan harga emas batangan dengan dollar as, maka pada saat dolar menguat terhadap rupiah maka kita bisa menjual emas yang kita miliki di harga yang lebih tinggi.

Namun, pada saat kurs dollar melemah terhadap rupiah maka harga emas juga akan menurun maka itulah momen untuk membeli emas tersebut. 
 

3.Inflasi.

Harga emas sejalan dengan inflasi artinya saat inflasi turun maka kita bisa melakukan pembelian. Akan tetapi, saat inflasi naik maka kita bisa melakukan penjualan emas dengan peningkatan harga karena banyak orang membeli emas untuk melindungi kekayaan mereka.

Nah, itu tadi merupakan gambaran simpel dan ringkas mengenai kapan momen yang tepat pada saat ingin membeli atau menjual emas. Saya kira jika pembaca bisa memahami pola dari ketiga indikator diatas maka akan mudah untuk menentukan kapan akan menjual atau membeli emas batangan tersebut.

Baca Juga: Nggak Hanya Jadi Alat Investasi, Intip Fakta Menarik dan Unik Tentang Emas!