Pemerintah Melarang Klakson ‘Telolet’ Untuk Hindari Kecelakaan

Like

Kecelakaan Akibat Klakson ‘Telolet’

Ternyata kebahagiaan anak-anak tersebut tidak sebanding dengan risiko buruk yang mereka tanggung. Kebiasaan tersebut rawan menimbulkan kecelakaan.

Kondisi jalan yang tidak dapat diprediksi ditambah dengan kendaraan yang melaju tinggi jadi ancaman nyata bagi mereka. 

Baru-baru ini saja seorang anak berusia 5 tahun meninggal dunia karena terserempet bus usai mengejar suara klakson telolet di wilayah Pelabuhan Merak, Banten. Dia berada di sisi kiri bus mengetuk-ngetuk saat sang sopir berbelok. 

Baca Juga: Hikmah Ramadhan: Dampaknya pada Budaya Mudik Lebaran Orang Indonesia

Anak-anak jadi sangat rawan karena mereka tidak mengetahui risiko yang dapat mereka terima apabila sembrono di jalan. 


 

Pemerintah Larang Bus dengan Klakson ‘Telolet

Menanggapi kejadian nahas yang terjadi pemerintah mengambil upaya tegas dengan melarang penggunaan klakson telolet melalui Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Hal ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk dapat menciptakan keselamatan di jalan. Ternyata selain risiko tersebut,

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga menyerukan kalau penggunaan klakson ‘telolet’ bisa saja menyebabkan kehabisan pasokan angin sehingga berdampak pada tidak optimalnya fungsi pengereman.

Baca Juga: Memaknai Nilai-Nilai Toleransi Selama Ramadhan

Operator bus juga dihimbau agar tidak perlu menuruti permohonan membunyikan klakson telolet agar tidak memicu keriuhan di jalan.

Pengujian juga jadi salah satu hal yang ditekankan agar apabila ada operator bus yang nakal bisa langsung dikenakan sanksi.

Terlebih sebentar lagi banyak masyarakat yang akan melangsungkan mudik. Upaya penanggulangan seperti ini patut dilakukan agar tidak terjadi kejadian berulang dan menciptakan ruas jalan yang aman.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung