Demi Bertahan di Masa Pandemi, Mari Buat Dompet Bersemi Melalui Kreasi Mi

Berbisnis dengan Kreativitas Saat Pandemi, Mulai dari Mi! (sumber gambar: pngtree dengan pengubahan)

Berbisnis dengan Kreativitas Saat Pandemi, Mulai dari Mi! (sumber gambar: pngtree dengan pengubahan)

Like
Hari-hari terus berganti. Akhir-akhir ini, rasanya hari yang terlewati tak terlalu berarti. Sebagian besar waktu dihabiskan di rumah. Tak salah lagi, ini semua karena pandemi yang melanda seluruh bumi. Semuanya turut mengalami. Akibatnya, banyak di antara kita yang awalnya bekerja terpaksa harus cuti atau bahkan berhenti.

Coronavirus-2019 aka covid-19 (sumber gambar: thepalmscribe.id)

Coronavirus-2019 aka covid-19 (sumber gambar: thepalmscribe.id)


Sebelum negara api—maksud saya covid-19—menyerang, mungkin sebagian besar di antara kita termasuk orang yang sering melanglang buana. Akan tetapi, semuanya berubah karena sekarang kita hanya terdiam akibat dikarantina. Lantas, kita harus bagaimana? Covid-19 memang sudah menjadi bencana. Kita sebagai manusialah yang harus menjadi bijaksana.


Ikat pinggang dikencangkan, bahkan tak ada lagi istilah kumpul-kumpul atau traktir-mentraktir. Tak henti-hentinya kita memutar otak dan terus berpikir. Ini semua akibat pengeluaran yang tetap bergulir padahal sumber pemasukan tak lagi mengalir. Kita pun jadi kalang kabut mencari pemasukan mulai dari hulu hingga ke hilir. Jika persedian uang sudah menipis, itu artinya kita harus mencari peluang bisnis. Meskipun dirintis saat keuangan kritis, bukan tak mungkin bisnis jadi berbuah manis.
 

Ayo berbisnis! (sumber gambar: pngwing dengan pengubahan)

Ayo berbisnis! (sumber gambar: pngwing dengan pengubahan)


Ada kalimat mutiara yang singkat dan mudah diingat: jangan berhenti berjuang. Lebih tepatnya, jangan berhenti berjuang untuk mendapatkan uang. Cari dan galilah berbagai peluang. Terhadap segala kemungkinan yang ada, janganlah kita berani membuang-buang. Setidaknya, biarkan imajinasi berubah menjadi kenyataan yang tertuang. Ingat, ada kesempatan pada setiap kesempitan.

Dikutip dari Bisnis.com, sebuah artikel berjudul ‘3 Peluang yang Muncul di Masa Pandemi’ menyebutkan bahwa ternyata ada saja ide-ide baru yang muncul di masa pandemi covid-19. Masalahnya, kita harus jeli melihat peluang yang masih tetap eksis meskipun perekonomian sedang sulit. Salah satunya yakni bisnis kuliner.
 

Artikel Peluang Berbisnis (sumber gambar: bisnis.com)

Artikel Peluang Berbisnis (sumber gambar: bisnis.com)


Kapan terakhir kali sobat makan? Belum makan seharian? Beberapa jam yang lalu? Atau jangan-jangan, saat membaca artikel ini, sobat sedang makan? Tentu tak ada satu pun manusia yang bisa hidup tanpa makan. Selain menjadi energi yang dibutuhkan tubuh, makanan juga memberi efek kepuasan batin. Oleh sebab itu, di dunia ini ada banyak jenis makanan, mulai dari makanan utama hingga kudapan.

Makanan menjadi pilihan yang tepat jika sobat ingin berjualan. Meskipun tanpa skill setara chef bintang lima, sobat bisa, kok, membuat beberapa penganan dengan rasa yang enak. Jenis makanan ini juga menjadi primadona orang Indonesia. Kita bisa berjualan makanan dengan bahan dasar ‘makanan sejuta umat’ atau yang dikenal juga dengan makanan andalan anak indekos. Apa lagi kalau bukan mi?
 

Mi yang selalu menggugah selera (sumber gambar: purepng.com)

Mi yang selalu menggugah selera (sumber gambar: purepng.com)


Tunggu dulu. Memasak mi? Bukannya semua orang juga bisa dan tentunya punya stok mi instan di rumah? Tenang, sobat. Meskipun memasak mi jauh lebih mudah daripada memasak cumi-cumi atau ikan gurami, tapi kita akan mengolah mi sedemikian rupa menjadi makanan yang menarik dan berdaya jual tinggi.

Sobat bisa menggunakan mi kuning (mi telur) ataupun mi instan untuk bahan utamanya. Gunakan kreativitas sobat untuk menjadikan mi sebagai camilan yang murah meriah. Menilik kebiasaan orang Indonesia yang suka ngemil, tentunya kudapan yang satu ini bisa menjadi peluang bisnis menarik. Jadi, mari kita mengolah mi di masa pandemi!


Bola, Bola Apa yang Enak? Bola-Bola Mi...

Bola sepak untuk dimakan. Bola bakso? Sudah biasa. Kali ini, kita buat camilan bola-bola mi yang habis dalam sekali lahap. Bola-bola mi ini cocok dimakan ketika bersantai dan dicocol dengan saus sambal. Bahan utamanya juga mudah. Rebus sebungkus mi, lalu campurkan dengan 4 sdm tepung terigu dan bahan-bahan tambahan seperti wortel dan daun bawang. Kalau ingin lebih premium, sobat juga bisa menambahkan potongan sosis. Setelah itu, tambahkan telur sebagai perekat. Bentuk menjadi bulatan dan goreng hingga kuning keemasan.
 

Bola Mi yang Menggoda (sumber gambar: postimage)

Bola Mi yang Menggoda (sumber gambar: postimage)


Apakah menjual bola mi bisa menguntungkan? Coba kita hitung, ya. Berpatokan pada sebungkus mi telur 200 gram (bahan lain menyesuaikan), kita bisa menghasilkan sekitar 20 biji bola mi. Modal yang dibutuhkan yakni sekitar Rp10.000,00 atau Rp500,00 per bijinya. Andaikan sobat menjual sebiji bola mi dengan harga seribu rupiah saja, maka sobat sudah untung 100%!


Mi Gulung Sosis yang Selalu Eksis

Siapa yang tak mengenal jajanan legendaris ini? Mi gulung sosis ini, seperti namanya, merupakan sosis yang digulung menggunakan mi. Tak lupa ditusuk menggunakan tusukan sate supaya mudah dimakan tanpa perlu mengotori tangan. Jajanan ala mamang ini cukup mudah dibuat. Cukup rebus mi, lilitkan pada sosis, dan goreng di minyak panas.
 

Mi Gulung Sosis yang Legendaris (sumber gambar: postimage)

Mi Gulung Sosis yang Legendaris (sumber gambar: postimage)



Harga satu tusuk mi gulung sosis cukup bervariasi. Jika ingin ekonomis, gunakan potongan sosis minimalis dan beri harga seribu rupiah. Akan tetapi, jika ingin mi gulung sosis yang gembul, gunakan setengah hingga satu batang sosis penuh dan harganya pun melambung jadi Rp2.000,00-Rp3.500,00 per buah.

Do Re Mi, DOnat kREasi MI

Donat mi atau mi yang dibentuk menjadi donat memang sempat viral beberapa waktu lalu. Bukannya apa, pernah tidak sobat memakan donat, tapi isinya mi? Atau memakan mi, tapi bentuknya donat? Dilihat dari bentuknya, donat mi tampak agak rumit. Namun, tenang saja, sobat, ternyata donat mi bisa dibuat dengan mudah.
 

Mi Donat yang Nikmat (sumber gambar: postimage)

Mi Donat yang Nikmat (sumber gambar: postimage)


Kita hanya perlu menggunakan sebungkus mi, sebutir telur, tepung terigu, serta tepung roti. Ada bahan tambahan yang bisa sobat masukkan, seperti keju, sosis, hingga kornet. Donat mi ini dibuat dengan cara merebus mi seperti biasa, lalu masukkan telur dan bahan tambahan ke dalam mi. Jika sudah, pindahkan mi ke mangkuk berbentuk bulat dan kukus 10-15 menit. Usai dikukus, dinginkan dan lubangi bagian tengah mi. Gulingkan di atas tepung terigu, pindahkan ke tepung panir, lalu goreng. Donat mi pun siap disantap, eh, dijual.

Mizza, Inovasi Mi dan Pizza

Pizza, penganan khas Italia yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dieja dengan kata ‘piza’ ini berbentuk bundar, terbuat dari terigu dengan varian topping yang melimpah. Kali ini, kita akan membuat pizza edisi murah meriah yang cukup menggunakan teflon. Kali ini, supaya lebih mirip pizza, gunakan bawang bombai, paprika merah, paprika hijau, sosis, serta keju parut. Sobat juga bisa membuat varian topping lain seperti bakso, nugget, atau juga bisa menambahkan jagung dan wortel.
 

MiZza, Mi Ala Pizza (sumber gambar: postimage)

MiZza, Mi Ala Pizza (sumber gambar: postimage)


Pertama-tama, mi harus direbus terlebih dahulu. Setelah itu, campur mi dengan penyedap rasa serta telur, lalu aduk rata. Tambahkan semua bahan, kemudian aduk kembali. Langkah selanjutnya ialah menuangkan adonan ke atas teflon. Ketika adonan setengah matang, tambahkan keju dan masak kembali hingga matang. Saran untuk membuat keju yang lumer dan meler, sobat bisa menggunakan keju mozarella. Memang harganya sedikit lebih mahal, tapi peminatnya cukup banyak dan harga jualnya juga ikut bertambah.



Itu dia beberapa contoh kreasi yang bisa dihasilkan dari mi. Mulai dari kreasi paling simpel, kreasi penuh kenangan ala jajanan jadul alias zaman dulu, kreasi unik, serta kreasi kekinian. Untuk resep lengkapnya, sobat bisa searching dan lakukan trial and error supaya menemukan cita rasa yang pas sesuai dengan selera.
 

Trial and Error! (sumber gambar: http://jurnal.stkippgri-bkl.ac.id/)

Trial and Error! (sumber gambar: http://jurnal.stkippgri-bkl.ac.id/)



Tip untuk berjualan, sobat bisa memasarkannya dari mulut ke mulut melalui media online. Akun media sosial seperti Facebook dan Instagram menjadi cara ampuh untuk mempromosikan dagangan. Supaya tidak rugi, sobat juga bisa membuat sistem PO atau pre-order. Jadi, setelah mengumpulkan calon pembeli, sobat bisa mulai membuat pesanan. Artinya, tak akan ada istilah bahan makanan yang terbuang sia-sia karena tidak laku.

Jadi, sudah siapkah membuat dompet bersemi dengan kreasi mi?