Menyambut Ramadan, Ini Makna Kue Apem di Tradisi Megengan

Ilustrasi tradisi ketika menyambut bulan suci Ramadan (sumber gambar: Canva)

Like

Indonesia dengan keanekaragaman suku dan budaya, menghadirkan banyak tradisi unik yang biasa dilakukan turun temurun untuk menyambut hari-hari besar tertentu.

Tradisi atau adat adalah sebuah bentuk perbuatan atau kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dengan cara yang sama. 

Kebiasaan yang berulang ini dilakukan secara terus menerus karena dinilai bermanfaat bagi sekelompok orang atau adat tertentu, sehingga sekelompok orang tersebut melestarikannya.

Karena sebentar lagi kita akan menyambut datangnya bulan puasa, ada salah satu tradisi dari masyarakat Jawa yang identik dengan hidangan kue apem di dalam tradisi tersebut nih Be-emers yang bernama Megengan.  

Baca Juga: 3 Tradisi Ramadan Di Arab Saudi, Ada Bagi-Bagi Takjil Juga!
 

Mengenal Tradisi Megengan Jelang Ramadan

Tradisi Megengan atau dalam bahasa Jawa yang memiliki makna "menahan" melambangkan bahwa kita wajib menahan hawa nafsu selama bulan Ramadan.


Tradisi yang biasa dilakukan pada minggu terakhir bulan Syakban merupakan campuran antara adat budaya Jawa dan budaya Islam yang diwariskan dari metode dakwah para Wali Songo yang banyak dilakukan oleh masyarakat di daerah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. 

 

Kue Apem, camilan manis khas Jawa/Canva