Tingkatkan Kinerja Logistik, Begini Rencana Gojek Kembangkan GoSend

Delivery - Canva

Like

Bukan rahasia lagi kalau sejumlah sektor mendapat tekanan akibat pandemi Covid-19 ini. Namun, hal itu justru enggak berlaku terhadap sektor logistik nih, Be-emers.

Masa pandemi, membuat banyak orang harus mengurangi aktivitasnya di luar ruangan. Alhasil, jasa logistik pun sangat diandalkan dan jadi salah satu sektor yang dapat bertahan selama pandemi.

Menyadari hal itu, Gojek pun diketahui tengah menyasar pertumbuhan pasar jasa logistik yang lebih luas lagi di tahun 2021 mendatang lho! Hal itu pun dilakukan melalui optimalisasi layanan GoSend miliknya.

Baca Juga: Telkomsel Resmi Investasi US$150 Juta ke Gojek! Gimana Prospek Kolaborasi & Saham TLKM?

Menurut Head of Logistics Gojek Junaidi, dikutip dari Bisnis, layanan GoSend selalu berinovasi untuk mempermudah para pengguna dan pelaku usaha UMKM dalam mengembangkan pasar, meningkatkan skala bisnis, serta pengiriman barang.


Untuk itu, di tahun 2021 mendatang, pihaknya bakal terus memberikan layanan logistik dalam kota yang mudah, cepat, efisien, dan aman pastinya.

Terlebih, Gojek juga lagi fokus untuk mengembangkan dua inovasi terbaru nih, Be-emers. Inovasi tersebut bakal memperluas jangkauan layanan pengiriman antar kota lewat GoSend Intercity Delivery dan juga meningkatkan kualitas layanan pengiriman barang melalui GoSend Web Portal.

Junaidi mengatakan, GoSend ingin buka peluang lebih banyak bagi para social sellers dan pelaku usaha UMKM di Indonesia untuk bisa berbisnis dengan lebih mudah. Caranya, yakni dengan meminimalkan tantangan logistik pada saat mengirim barang ke pelanggan.

Kalau dilihat berdasarkan data internal Gojek, 94 persen Social Seller telah merasakan manfaat teknologi Gojek selama pandemi. Nah, 77 persen di antaranya terbantu oleh layanan Logistik.

Makanya, guna mempersiapkan diri di tahun 2021, pihaknya pun menargetkan, semakin banyak lagi UMKM yang terbantu dengan adanya GoSend.

Meski begitu, seringkali pertumbuhan tersebut terhambat karena minimnya akses ke sektor logistik untuk mengembangkan usahanya. Selain itu, ada tantangan lain yang kemungkinan bakal dihadapi GoSend, seperti:

  • Kesulitan mencari layanan logistik yang cepat dan menjangkau wilayah yang luas
  • Biaya, karena ongkos logistik yang mahal membuat pengusaha UMKM seringkali membebankan biaya logistik kepada pelanggan.

Adapun, sejak awal berdiri, Gojek memang berfokus pada UMKM. Makanya, layanan yang dikembangkan pun bakal terus berfokus pada UMKM utnuk mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkan skala usahanya.

Baca Juga: Startup Unicorn Ini Tawarkan Solusi Logistik untuk UMKM