Waspada Insider Trading, BEI Minta Penjelasan ke Sejumlah Emiten Jagoan Public Figure

Ari Lasso - Image: Instagram @ari_lasso

Like

Bukan cuma merekomendasikan produk makanan dan fashion, kini banyak tokoh publik yang juga mulai aktif rekomendasi saham lho!

Tokoh publik seperti Ustad Yusuf Mansur, hingga anak Presiden Joko Widodo, yaitu Kaesang Pangarep, kini mencuri perhatian karena aktif memberikan rekomendasi saham jagoannya.

Bahkan, beberapa waktu terakhir ini, selebriti seperti Raffi Ahmad dan Ari Lasso juga ikutan merekomendasikan saham lewat media sosialnya nih, Be-emers.

Menanggapi hal itu, pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) pun, diketahui dari laman Bisnis, bakal meminta penjelasan dari sejumlah emiten yang sahamnya dipublikasikan oleh sejumlah figur publik.

Di satu sisi, ajakan membeli saham yang dilakukan oleh influencer juga menimbulkan kekhawatiran terjadinya aksi perdagangan dengan orang dalam (insider trading) lho!


Sekedar info, insider trading yakni istilah saat pembeli saham tertentu telah mendapatkan fakta dan rencana emiten di masa depan sebelum diketahui publik. Nah, praktik buat dapat cuan ini masuk dalam tindak pidana dan diatur dalam UU Pasar Modal lho!

Untuk mengantisipasinya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan, pihak BEI telah mengirimkan permintaan penjelasan kepada setiap emiten terkait.

Salah satunya, yakni emiten PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS), yang jadi rekomendasi Raffi Ahmad dan Ari Lasso.

Melalui Instagramnya (@raffinagita1717), Raffi Ahmad yang mengaku baru pertama kali berinvestasi saham, lantas merekomendasi saham MCAS kepada para followersnya nih, Be-emers.

Sama seperti Raffi, mantan vokalis Dewa 19 itu mengatakan lewat Instagramnya, salah satu instrumen investasi yang disukainya yaitu saham. Selain itu, di masa pandemi, menurutnya saham MCAS cukup menarik untuk dikoleksi.

 

Unggahan Ari Lasso untuk Merekomendasikan Investasi Saham -
Image: Instagram @ari_lasso



Alhasil, BEI pun meminta penjelasan kepada manajemen MCAS terkait munculnya rekomendasi atas saham perusahaan dari kedua figur tersebut. Namun, pihak manajeman MCAS mengaku bahwa mereka enggak melakukan endorsement kepada kedua figur tersebut untuk merekomendasikan sahamnya.

Adapun, Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan, pihak otoritas bursa bakal mengajak para influencer itu untuk berdiskusi mengenai pasar modal.

Selain itu, pihaknya juga akan mengingatkan para tokoh publik tersebut tentang potensi tuntutan hukum dari para pengikutnya apabila ada yang merasa dikecewakan.

Baca Juga: Tren Investasi Saham di Kalangan Seleb, Kini Giliran Raffi Ahmad Nih!