Ini 5 Startup Kuliner yang Sukses dari Modal Ventura

Like

Salah satu hal yang penting banget dari sebuah startup atau perusahaan rintisan yaa apalagi kalau bukan modal? 

Soal permodalan, startup identik banget sama yang namanya modal ventura. Modal ini merupakan modal permulaan dari investor atau perusahaan modal yang juga dikenal sebagai jenis pendanaan untuk pengembangan bisnis muda atau rintisan.

Nah, startup berbasis makanan & minuman atau kuliner ternyata jadi salah satu sektor yang juga diincar sama para investor ventura lho. Apalagi menurut Asosiasi modal Ventura Startup Indonesia (Amvesindo), dilansir dari Bisnis.com, akselerasi dan ekspansi startup kuliner diprediksi bakal makin agresif nih.

Hmm.. siapa aja sih startup kuliner yang sukses berbisnis dari modal ventura?

Kopi Kenangan


Selain kopi gula aren “Kenangan Mantan” andalannya, di tahun 2019 lalu Kopi Kenangan sempat viral gara-gara dapat pendanaan di Seri A dari penyanyi rap dunia Jay-Z dan pebasket NBA Caris Levert. Gokil!

Kopi yang juga punya menu es doger ini sudah mulai mendapatkan pendanaan ventura pertamanya di 2018. Saat itu yang berhasil mendanai kopi kekinian ini adalah Alpha JWC Ventures.

 

Kopi Kenangan-Bisniscom. Foto: Istimewa

Yang tambah bikin heboh lagi, Kopi Kenangan juga berhasil mendapatkan pendanaan Seri B senilai US$109 juta dari sejumlah investor kayak Sequoia Capital, B Capital, Horizon Ventures, Verlinvest, Kunlun, Sofina, dan Alpha JWC Ventures. Modal ventura yang didapat sama kedai kopi milik Edward Tirtanata ini tambah bikin Kopi Kenangan siap buat mengepakkan sayap bisnisnya ke tingkat internasional.

Baca juga: Jangan Ikutan Tren Aja, Yuk Intip Langkah Cuan Kopi Kenangan Jadi Startup Kopi Kekinian

Fore Coffee

Setali tiga uang nih sama Kopi Kenangan, Fore Coffee yang juga jualan kopi kekinian berbasis aplikasi ini berhasil dapat pendanaan ventura. Januari 2019, startup yang bikin pelanggannya jadi punya pengalaman online-to-offline (O2O) ini berhasil meraih pendanaan US$8,5 juta.

Modal ini didapat dari East Ventures, SMDV, Pavillion Capital, Agaeti Venture Capital, Insignia Ventures Partners, dan beberapa angel investor lainnya. Modal ini dimanfaatkan Fore buat memaksimalkan inovasi O2O dan meningkatkan pendapatn petani kopi lokal.

Berbeda dari kedai kopi lainnya, Fore juga berusaha buat terus mengembangkan produk kopinya. “Kami tidak melihat kopi sebagai tren minuman yang hanya bersifat sementara. Namun, sebagai sebuah komoditas penting yang bisa mendorong ekonomi domestik,’ kata Co-Founder Fore Coffee Elisa Suteja, dikutip dari Bisnis.com.

Yummy Corp.

Bukan cuma jadi penolong saat kamu mau mengadakan acara, katering juga kerap kali jadi penolong buat kamu yang lagi diet, malas atau enggak sempat masak. ya kan?

Dinilai menjanjikan, bisnis katering pun sekarang juga sudah bertransformasi jadi startup lho! Salah satunya yaitu Yummy Corp. Hayoo Be-emers ada yang sering langganan katering di Yummy Corp enggak nih?

Di tahun 2019, bisnis katering yang punya aplikasi bernama Yummybox ini sukses dapat pendanaan ventura senilai US$7,75 juta. Pendanaan ini dipimpin oleh Grup Sinarmas lewat Sinarmas Digital Ventures (SMDV) dan Intudo Ventures.

Enggak cukup sampai di situ, startup katering yang menyediakan solusi katering dan cloud katering ini juga telah berhasil mengakuisisi Berrykitchen di tahun yang sama. Akuisisi dan pendanaan ventura itu tentunya makin bikin Yummy Corp mantap mengembangkan layanan dan produknya ke masyarakat secara lebih luas.

Greenly

Jadi startup yang menawarkan produk makanan sehat, Greenly berhasil meraih pendanaan tahap awalnya (seed funding) di bulan Februari 2020 kemarin. Startup asal Surabaya ini mendapatkan dana ventura dari East Ventures dan beberapa angel investors lain.

Terkenal dengan menu salad Taco Loco Wrap, Greenly menggunakan pendanaan ini buat mengempangkan produk-produk makanan sehatnya dari segi pengembangan teknologi hingga ekspansi bisnis di luar Surabaya.

Nah dengan begitu, bisnis yang didirikan oleh Edrick Joe dan Liana Gonta ini bisa makin melebarkan bisnisnya sekaligus mengkampanyekan gaya hidup sehat ke masyarakat secara lebih luas lagi. Keren!

Goola

Selain terkenal gara-gara didirikan oleh putra sulung Presiden Joko Widodo sejak 2018, Goola juga berhasil mengantongi pendanaan pertamanya senilai US$5 juta dari Alpha JWC Ventures. Startup yang menjual minuman tradisional ini memanfaatkan suntikan dana tersebut buat memperbanyak jumlah gerai.

 

Goola - Foto: Adam Rumansyah/Bisnis.com

Punya sekitar 20-an jenis minuman tradisional yang dikemas modern, ekspansi gerai ini juga merambah hingga ke luar negeri lho. Menurut CEO Goola kevin Susanto, dilansir dari Bisnis.com,, ekspansi tersebut targetnya bakal terlaksana hingga tahun 2021 mendatang. Wuih, semoga minuman khas Indonesia yang dikenalkan oleh Goola bakal bisa go-international ya!