Ocean Gate Ditemukan, Wisata yang Berakhir Tragis

Kapal selam Titan (sumber gambar: OceanGate)

Like

Wisata melihat bangkai kapal Titanic berubah menjadi petualangan mencekam yang tidak bisa diceritakan. Kapal Ocean Gate yang membawa lima orang ini hilang dan puing-puingnya ditemukan di dasar laut.

Be-emers, apakah kamu pernah membayangkan sebuah petualangan yang menantang di dasar laut? Keberanian dan semangat petualangan telah mendorong lima jiwa pemberani untuk menjelajahi reruntuhan kapal karam terkenal, Titanic.

Namun, nasib buruk menimpa mereka saat kapal selam Titan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tragis, menghantam mereka dengan ledakan dahsyat dan menelan korban jiwa mereka.

Pada hari Kamis, 22 Juni 2023, tim penjaga pantai AS menemukan puing-puing dari kapal selam Titan di dasar laut, sekitar 1.600 kaki (488 meter) di bawah permukaan.

Kapal selam ini, yang dioperasikan oleh perusahaan OceanGate Expeditions, hilang setelah kehilangan kontak dengan kapal pendukung permukaannya pada Minggu pagi setelah melakukan penyelaman ke kapal karam terkenal di dunia, Titanic.


Baca Juga: 10 Orang Paling Beruntung di Dunia, Emang Ngapain Sih?


Serpihan Ocean Gate Ditemukan

 

Ocean Gate (Foto: The Mirror)


Laksamana Muda Penjaga Pantai AS, John Mauger, menyatakan bahwa fragmen-fragmen utama kapal selam Titan ditemukan di antara puing-puing yang tersebar di dasar laut. Namun, belum ada informasi apakah ada jasad manusia yang ditemukan.

Puing-puing ini menunjukkan tanda-tanda ledakan dahsyat yang menghancurkan kapal selam tersebut, mengakibatkan kematian semua orang di dalamnya.

Sebelum pengumuman resmi oleh Penjaga Pantai AS, OceanGate telah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa tidak ada yang selamat di antara lima orang yang berada di kapal Titan.

Kelima orang tersebut termasuk pendiri dan kepala eksekutif perusahaan, Stockton Rush, penjelajah Inggris Hamish Harding, pengusaha Pakistan Shahzada Dawood dan putranya Suleman, serta ahli kelautan Prancis dan ahli Titanic terkenal Paul-Henri Nargeolet.

Para penjaga pantai dari berbagai negara telah melakukan pencarian selama berhari-hari untuk menemukan tanda-tanda keberadaan Titan. Namun, pencarian tersebut tidak membuahkan hasil hingga penemuan puing-puing ini.

Operasi pencarian menggunakan pelampung sonar untuk mendeteksi suara keras yang mungkin dihasilkan saat kapal selam itu meledak. Meskipun beberapa suara terdeteksi, namun analisis suara tersebut tidak meyakinkan dan suara itu kemungkinan berasal dari sumber lain.

Kini, para ahli akan melanjutkan pengumpulan bukti dari dasar laut menggunakan pesawat robot. Namun, dengan kondisi ekstrem di kedalaman tersebut, menjadi tidak jelas apakah jenazah korban akan berhasil ditemukan.

Hal ini memberikan tantangan tersendiri bagi tim penyelamat yang ingin mengungkap misteri di balik kapal selam ini.

Baca Juga: Penjualan Kapal Mewah Superyacht Meningkat, Efek Rencana Jeff Bezos?


Wisata Bangkai Kapal Titanic

 

Bangkai kapal Titanic (Foto: CNN)


RMS Titanic, kapal penumpang Inggris yang terkenal karena tenggelamnya akibat menabrak gunung es pada tahun 1912, menewaskan lebih dari 1.500 orang.

Posisi kapal ini terletak sekitar 900 mil (1.450 km) timur Cape Cod, Massachusetts, dan 400 mil (640 km) selatan St. John's, Newfoundland.

Ekspedisi bawah laut ke bangkai kapal Titanic telah menjadi daya tarik tersendiri bagi para penjelajah. OceanGate telah mengoperasikan ekspedisi semacam ini sejak tahun 2021 dengan harga sekitar US$ 250.000 per orang.

Namun, keamanan kapal selam Titan telah menjadi perdebatan sejak tahun 2018, ketika mantan kepala operasi kelautan OceanGate mengajukan gugatan terkait kekhawatiran akan keselamatan kapal selam tersebut.

Kisah kapal selam wisata ini menarik perhatian dunia, sebagian karena mitos yang mengelilingi kapal Titanic itu sendiri. Kapal yang dianggap tidak dapat tenggelam ini telah mengilhami berbagai cerita nonfiksi dan fiksi selama satu abad.

Film blockbuster James Cameron pada tahun 1997 juga menghidupkan kembali minat populer terhadap cerita Titanic.

Kapal selam Titan dan penemuan puing-puingnya mengingatkan kita akan kerentanan manusia di hadapan lautan yang dalam dan misterius.

Meskipun penjelajahan bawah laut memberikan peluang untuk mengungkap rahasia sejarah, namun kita juga harus menghormati bahaya dan risiko yang melekat dalam petualangan semacam itu.

Kisah tragis kapal selam Titanic wisata akan tetap menjadi bagian yang tak terlupakan dalam sejarah penjelajahan manusia di dasar laut.

Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.