BEI Bakal Rombak Sistem & Infrastruktur Perdagangan 2021, Termasuk Tutup Kode Broker!

Trade - Canva

Trade - Canva

Like

Bursa Efek Indonesia (BEI) kali ini dikabarkan bakal melakukan sejumlah perombakan sistem nih, Be-emers. Enggak cuma itu, penyesuaian dari segi infrastruktur juga bakal dilakukan sama BEI.

Penyesuaian sistem sudah biasa dilakukan oleh pihak BEI dengan mempertimbangkan banyak hal, termasuk kenyamanan para investor. Namun, kabar soal penutupan kode broker dalam penyesuaian sistem tersebut juga cukup menghebohkan lho!

Diketahui dari laman Bisnis, berdasarkan dokumen sosialisasi pengembangan sistem dan infrastruktur teknologi informasi tahun 2021, ada tujuh pengembangan sistem perdagangan yang bakal diterapkan nih, Be-emers.

Nah, salah satunya, pihak BEI bakal berencana mengubah tampilan post trade antara lain:
  • Penutupan kode broker
  • Serta penutupan tipe investor pada tampilan post trade.

Adapun, penutupan kode broker itu bakal efektif per Juli 2021 nih. Sedangkan untuk tipe investor, bakal berlaku per Februari 2022 mendatang.

Baca Juga: Ini 3 Tips untuk Investor Ritel Pemula dari Komisaris BEI


Selama ini, kode broker dan tipe investor (foreign/domestik) ditampilkan sebagai bentuk informasi post trade ke publik setiap ada transaksi di BEI.

Di satu sisi, pihak BEI mengatakan, penyesuain tersebut dilakukan dengan sejumlah tujuan. Misalnya, sebagai bentuk keikutsertaan best practice di bursa-bursa dunia.

Soalnya, secara umum, bursa lain enggak memberikan informasi kode broker dan tipe investor sebagai bagian dari post trade lho, Be-emers!

Enggak hanya itu, penyesuaian yang dilakukan pihak bursa juga bertujuan buat mengurangi potensi herding behavior dan meningkatkan kewajaran dalam pembentukan harga, serta mengurangi adanya front running, piggybacking dan information leakage.

Tujuan lainnya dari penyesuaian regulasi ini, menurut BEI, antara lain:
  • Meningkatkan insentif untuk melakukan riset,
  • Meningkatkan partisipasi dari informed investor, large, dan repeatedly investor, serta
  • Berpotensi meningkatkan likuiditas dan menurunkan spread

Adapun, data yang bakal tetap ditampilkan yaitu trade summary, data end of the day, berlangganan, broker summary, aktivitas investor asing dan lokal, serta daily trading information.

Gimana, kamu sepakat enggak kalau informasi kayak kode broker dan tipe investor ditutup dalam tampilan post trade, Be-emers?