8 Startup Indonesia Ini Terpilih untuk Dimentori Google!

Sumber: Unsplash

Sumber: Unsplash

Google mengumumkan delapan startup terpilih dari Indonesia untuk mengikuti program Google for Startup Accelerator, yang sudah digelar pada bulan Februari lalu.

Kedelapan startup yang terpilih ini bergerak di berbagai macam bidang seperti bidang kesehatan, pendidikan, hingga platform online yang membantu mendorong kebiasaan daur ulang atau mendorong pertumbuhan komunitas nelayan kecil serta UKM di bidang pertanian.

Bulan februari lalu, google membuka program accelerator khusus startup indonesia. Google for Startups Accelerator Indonesia adalah program akselerator online yang berlangsung selama enam minggu. Program ini tentunya ditujukan bagi startup teknologi Indonesia, terutama startup yang berpotensi yang berada pada tahap seed hingga series A.

Dari siaran persnya pada kamis 15 April 2021, Google menyampaikan kedelapan startup indonesia yang terpilih ini menunjukkan keragaman komunitas startup di Indonesia, serta cara kreatif mereka menggunakan teknologi untuk membantu menumbuhkan dan mengembangkan ekonomi lokal.

Melalui program yang akan berlangsung dari 26 April hingga 10 Juni, para pendiri startup yang berbakat ini akan mendapatkan bimbingan dan dukungan project teknis, serta pembahasan mendalam dan workshop yang berfokus pada desain produk, akuisisi pelanggan, dan pengembangan kepemimpinan bagi para pendiri.

Program ini merupakan bentuk komitmen google untuk mendorong sistem ekosistem startup teknologi di indonesia dengan meluncurkan program tersebut. Berikut adalah daftar startup terpilih:

1. Aido Health
Merupakan layanan kesehatan profesional dan berkualitas yang dapat dipesan kapan saja dan dimana saja melalui genggaman tangan.

Platform kesehatan ini menghubungkan penggunanya ke jaringan klinik, rumah sakit, dan apotek - memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses melalui aplikasi seluler.

2. Aruna
Platform e-commerce yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan, Aruna Indonesia, bertujuan membantu para nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dengan hadirnya Aruna, para nelayan lokal dapat terhubung langsung dengan pelanggan sehingga dapat menjual hasil tangkapannya dengan harga yang layak melalui lelang ikan digital dan memasarkan produk makanan laut.

Baca Juga: Baru Dapat Pendanaan US$5,5 Juta, Yuk Kenalan Sama Startup Kelautan & Perikanan Ini


3. CROWDE
Platform untuk mendukung petani lewat permodalan pertanian dan inovasi teknologi. merupakan wadah permodalan proyek pertanian, perikanan, peternakan, dan jual beli komoditasnya dari para Penerima Permodalan yang telah menjadi mitra CROWDE.

4. Duitin
A
dalah aplikasi untuk mengajak masyarakat untuk aktif memilah, mengumpulkan dan mengelola sampah yang dapat didaur ulang.

5. Pahamify
Merupakan platform belajar online yang menyediakan puluhan ribu video pembelajaran untuk siswa sekolah dasar dan menengah di indonesia. 

6. Pintek
Ini adalah startup teknologi keuangan yang berfokus pada pendidikan yang mendemokratisasi akses ke pendidikan berkualitas di Indonesia melalui pemberian kredit yang terjangkau dan fleksibel.

7. PrivyID
Penyedia layanan tanda tangan digital yang akan memudahkan proses penandatanganan dokumen-dokumen secara digital untuk menghemat biaya, waktu, dan terjamin keamanan datanya.

8. TeleCTG (sehati)
Platform perawatan kesehatan digital dengan perangkat medis terhubung bernama Telecardiotocography (TeleCTG). Alat canggih ini dirancang oleh tim Sehati dan diintegrasikan dengan aplikasi, sehingga ibu serta bidan bisa memantau detak jantung, kontraksi, maupun gerakan janin.

Google juga mengumumkan Kumpul ikut menjadi mitra program dengan harapan dapat membantu 8 startup ini untuk tumbuh dan mengembangkan bisnisnya sambil terus memberikan solusi inovatif guna menciptakan perubahan positif di Indonesia dan sekitarnya.

Baca Juga: Clubhouse Punya Program Akselerasi Kreator, Ladang Cuan Baru di Tengah Tren?