Kripto Shiba Inu Jadi Sorotan, Menarik untuk Dikoleksi?

Apa Itu Shiba Inu Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

Apa Itu Shiba Inu Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva


Setelah melesat selama pekan kedua Oktober 2021, aset kripto Shiba Inu berhasil mencuri perhatian nih. Menjadi sorotan, sebenarnya Shiba Inu menarik untuk dikoleksi enggak sih?

Dilansir Business Insider, hingga perdagangan Jumat (8/10), Shiba Inu (SHIB) sudah melesat hingga 300 persen selama sepekan terakhir. Enggak hanya itu, Coin Market Cap mencatat kapitalisasi pasar Shiba Inu telah mencapai lebih dari US$10 miliar!

Padahal, SHIB baru eksis di bursa kripto pada Agustus 2020 lalu lho! Sedang dalam tren positif, ada sejumlah hal yang perlu kamu ketahui juga nih dari kripto Shiba Inu.

Baca Juga: Capai Kapitalisasi Pasar US$10 Miliar, Shiba Inu Kini Masuk Jajaran 20 Kripto Teratas
 

Apa Itu Shiba Inu?

Shiba Inu sebenarnya merupakan salah satu jenis anjing yang berasal dari Jepang. Kemudian, Shiba Inu makin populer seiring dengan wajahnya yang bermunculan di sejumlah meme.

Bahkan, Shiba Inu menjadi lelucon di dunia kripto dan melahirkan Dogecoin! Namun, kini karakter anjing Shiba Inu enggak cuma identik dengan Dogecoin.


 

Apa Itu Shiba Inu Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

Jenis Anjing Shiba Inu Asal Jepang Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva


Terdapat aset kripto dengan nama Shiba Inu atau yang juga dikenal dengan Shiba Token nih, Be-emers. Apa itu?

Diketahui dari laman Fortune, token Shiba Inu adalah sebuah aset kripto yang terdesentralisasi (Decentralized Crypto) yang dibuat oleh seorang anonymous dengan karakter bernama Ryoshi. Dilansir Bisnis, Ryoshi diyakini berasal dari China lho, Be-emers.

Dari laman ShibaToken.com, disebutkan bahwa token Shiba Inu telah berevolusi menjadi ekosistem yang “hidup”. ShibaToken.com mencatat, sebanyak 50 persen dari seluruh persediaan Shiba Inu telah dikunci di Uniswap.

Nah, sisanya, telah dikirim oleh pendiri Ethereum, Vitalik Buterin untuk diamankan beberapa waktu lalu. Tujuannya, untuk membantu memulihkan penyebaran Covid-19 yang sempat “menghancurkan” India.

 

Kelebihan Kripto Shiba Inu

Memang, sebagai aset kripto, Shiba Inu (SHIB) sedang dalam puncak popularitasnya nih. Mulai dilirik, artinya, banyak orang yang mulai menaruh harapan pada SHIB.

Meskipun, sebagian juga masih mempertimbangkan prospek dari SHIB sendiri, Kamu termasuk yang sudah mengoleksi SHIB atau belum nih, Be-emers?

Kalau belum, it’s okay kok, Be-emers. Soalnya, memang kamu perlu mempertimbangkan banyak hal sebelum mengoleksi ast kripto -yang notabene cukup volatil.

Salah satu yang kamu perhatikan yakni kelebihan dari si token yang disebut-sebut sebagai jelmaan lain dari Dogecoin ini. Apa saja sih kelebihan Shiba Inu (SHIB)?
 

Masih Murah untuk Dikoleksi

Dilansir dari Coin Market Cap, hingga perdagangan Minggu (10/10) harga SHIB yakni US$0.00002622. Itu artinya, SHIB masih termasuk dalam aset kripto yang cukup murah untuk kamu koleksi nih.

Padahal, kini Shiba Inu sudah masuk dalam jajaran 20 aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia lho. Diketahui, kapitalisasi pasar SHIB hingga Minggu (10/10) yakni mencapai US$10,35 miliar!
 

Bisa Jadi Uji Coba untuk Pemula

Dengan harga Shiba Inu yang masih rendah, dilansir dari US News, hal itu bisa jadi kesempatan bagi kamu yang ingin mencoba-coba terjun di dunia kripto. Sebab, harganya yang rendah memungkinkan kamu untuk enggak terlalu banyak kehilangan uang ketika boncos.

Sementara itu, menurut Digital Coin Price, biaya SHIB yang relatif lebih rendah akan memungkinkannya untuk melihat lebih banyak aktivitas pada mata uang digital dalam jangka pendek dan panjang, yang mana akan mendorong harganya naik.

 

Apa Itu Shiba Inu Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

Apa Itu Shiba Inu Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

 

Cara Beli Shiba Inu

Merupakan kripto yang terdesentralisasi, artinya Shiba Inu bisa kamu beli di Decentralized Exchange (DEX). Salah satunya, yakni Uniswap.

Meski begitu, dilansir Bisnis, SHIB ternyata juga tersedia di Centralized Exchange (CEX) lho. Namun, kamu harus pastikan kembali keamanannya.

Baca Juga: Apa yang Membedakan Decentralized Finance dan Centralized Finance?

Adapun, Shiba Inu (SHIB) punya decentralized exchange sendiri nih. Nama platformnya yaitu ShibaSwap, yang mana lebih minim risiko dan kamu bisa menukarkannya dengan koin kayak Ethereum.

Seperti yang dilansir dari laman ShibaToken.com, SHIB merupakan eksperimen terdesentralisasi. Makanya, pihak Shiba Token lebih merekomendasi untuk menggunakan DEX jika kamu ingin membeli Shiba Inu (SHIB).