SpaceX Incar Ibu Kota Negara Baru Kaltim untuk Bangun Landasan Pesawat Miliknya

SpaceX Illustration Web Bisnis Muda - Image: Egypt Today

SpaceX Illustration Web Bisnis Muda - Image: Egypt Today


Wacana perpindahan status Ibu Kota Negara (IKN) Baru dari provinsi DKI Jakarta ke Kalimantan Timur memang sudah mencuat dalam beberapa tahun kebelakang.

Namun, tepat pada awal tahun ini wacana tersebut kembali hangat diperbincangkan, terlebih sejak Desain Istana Negara IKN Baru tersebar diberbagai media massa.

Desain Istana Negara yang terlihat cukup futuristik tersebut diketahui dirancang oleh perupa Nyoman Nuarta serta diberi nama Istana Garuda.

Berkat rancangan yang futuristik, seketika atensi berdatangan seiring dengan SpaceX yang juga tertarik untuk membangun landasan pacu di IKN Baru tersebut nih, Be-emers!

Baca Juga: Terkendala Izin Lisensi, Kepala Proyek Starlink SpaceX India Pilih Undurkan Diri! Kenapa Ya?


Indonesia - Amerika Hanya Kurang dari Dua Jam

Dilansir dari Bisnis, perusahaan transportasi luar angkasa asal Amerika Serikat milik Elon Musk yaitu SpaceX digadang memiliki ketertarikan atas pembangunan landasan pacu di IKN Baru yang terletak di Kalimantan Timur tersebut.


Wacana tersebut rasanya juga cukup selaras dengan paparan yang diberikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam Rapat Panja DPR RI yang terlaksana di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis, (13/01/2022) kemarin.

Dalam paparannya, Suharso menyebut bahwa dirinya sudah mendengar atas adanya tendensi yang datang dari SpaceX untuk mendirikan landasan pacu yang dikhususkan untuk pesawat berkecepatan tinggi yang dimilikinya.

Sejalan dengan itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) IKN disebut Suharso juga sudah bertemu dengan pihak SpaceX secara lebih terperinci atas tendensi yang dimilikinya.

Pihak SpaceX menyebut bahwa tendensi yang lahir untuk mendirikan landasan pacu di IKN Baru tersebut didasari dari letak geografis yang dimiliki oleh Kalimantan Timur yang sangat strategis.

Kalimantan Timur memang berada sangat berdekatan dengan garis khatulistiwa atau ekuator sehingga dirasa hal tersebut mampu membuat manuver yang diluncurkan akan jauh lebih efisien.

Lebih lanjut lagi, Suharso juga memberikan proyeksi atas pesawat berkecepatan tinggi milik SpaceX yang digadang mampu memangkas jarak dari Indonesia ke Amerika Serikat dengan waktu tempuh menjadi kurang dari dua jam.

Secara terpisah, tahun lalu SpaceX juga rupanya pernah menilik salah satu kawasan di Indonesia atau lebih tepatnya di Kepulauan Biak, Papua seraya dengan wacananya membentuk stasiun antariksa di lokasi tersebut.

Baca Juga: Telkom Disebut Bakal Kerjasama dengan SpaceX, Seperti Apa Satelit LEO Starlink Itu?

Gimana tanggapanmu, Be-emers?