Semakin Berkembang, Dari Mana Sumber Pendanaan Startup?

Pendanaan Startup. (Ilustrasi: Canva)

Pendanaan Startup. (Ilustrasi: Canva)

Like

Perusahaan startup adalah perusahaan rintisan. Sesuai namanya, perusahaan ini mengandalkan cara tertentu untuk pendanaannya. Simak apa saja!

Dilansir dari website resmi IDX, startup sendiri merupakan istilah yang berarti perusahaan rintisan. 

Artinya, perusahaan startup baru berjalan atau belum lama beroperasi dan terus mengembangkan pangsanya. 

Dengan kata lain perusahaan startup adalah perusahaan yang baru berdiri dan masih mencari jati diri perusahaan. Selain itu juga mencari model bisnis, strategi bisnis, pangsa pasar, dan lainnya melalui berbagai eksperimen.

Begitu juga dengan finansial perusahaan. Startup dalam pendanaannya belum bisa mandiri seperti perusahaan konvensional.
 

Jenis Pendanaan Startup



Startup mengandalkan beberapa jenis pendanaan agar bisnisnya bisa tetap jalan. Berikut adalah beberapa jenis pendanaan startup.

Baca Juga: Sebelum Kerja Di Startup, Pertimbangkan 5 Hal Ini!
 

1. Boostrapping


Dilansir dari situs resmi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medan Area, bootstrapping adalah cara mengembangkan startup dengan mengandalkan sumber daya atau kekuatan sendiri, khususnya dari segi permodalan. 

Modal tersebut bersumber dari dana pribadi tanpa meminjam sejumlah uang dari pihak eksternal. Dengan kata lain seratus persen pendanaan berasal dari kantong pribadi.
 

2. Seed Funding


Mengutip dari situs resmi Podomoro University, sesuai namanya, pre-seed atau seed funding adalah tahap funding yang diibaratkan seperti tahap menanam bibit. 

Dalam hal ini, investor jadi pihak penanam dan bibit yang mereka berikan adalah dana untuk pengembangan startup. 

Sementara startup memiliki tanggung jawab untuk menumbuhkan bibit hingga menjadi pohon yang sehat. Dalam tahap ini pula investor akan melihat prospek startup maupun produknya. 

Sementara perusahaan startup bisa mulai menghitung modal awal, gaji karyawan, promosi, hingga pos pengeluaran darurat.
 

3. Venture Capital


Berdasarkan OJK, Perusahaan Modal Ventura (Venture Capital Company) adalah badan usaha yang melakukan usaha pembiayaan/penyertaan modal.

Pembiayaan/penyertaan modal diberikan ke suatu perusahaan (investee company) untuk jangka waktu tertentu dalam bentuk penyertaan saham, penyertaan melalui pembelian obligasi konversi, dan/atau pembiayaan berdasarkan pembagian atas hasil usaha.

Pembiayaan oleh venture capital dibagi menjadi tiga tahap:
 

Seri A


Dari website IDX, pendanaan Seri A adalah pendanaan paling awal dari venture capital. Ini merupakan model pendanaan dari perusahaan yang mulai berkembang.

Sebagai pendanaan awal jumlahnya berkisar antara Rp10 Miliar hingga Rp33 Miliar.


Seri B


Tahap selanjutnya adalah pendanaan Seri B. IDX menyebutkan pendanaan Seri B merupakan model pendanaan yang diperuntukan untuk ekspansi perusahaan, berkisar di angka Rp33 Miliar hingga Rp88 Miliar.
 

Seri C


Pendanaan yang paling tinggi dari venture capital adalah Seri C. Ini merupakan model pendanaan yang hampir sama dengan Seri B.

Namun, jumlah pendanaannya lebih besar, yaitu sekitar USD 25 Juta hingga USD 100 Juta. Perusahaan yang mendapatkan pendanaan Seri C ini dianggap sudah matang (mature).

Baca Juga: Fenomena Bubble Burst Makin Kencang, Ini Daftar Terbaru Startup yang Lakukan PHK
 

Initial Public Offering (IPO)


Setelah melewati berbagai jenis pendanaan dan bisa membuktikan bahwa model bisnisnya dapat berlangsung lama, maka perusahaan startup bisa ke tahap selanjutnya.

Biasanya tahap ini terjadi saat perusahaan sudah mendapat keuntungan dari produk yang dijualnya atau sudah mendapatkan return.

Setelah mendapat laba, startup siap untuk IPO atau menjual sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia.

Dengan menjual saham startup bisa mendapat dana atau pendapatan dari sana dan biasanya sudah tidak bisa dikatakan startup lagi. 

Mau tulisanmu dimuat juga di Bisnis Muda? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.