Marak Penipuan & Pencurian Online, Begini Cara Gojek Jaga Keamanan Transaksi Digital

Hacker - Canva

Like

Tindak kejahatan selalu bisa mencari celah untuk bisa merugikan siapapun, termasuk kamu nih, Be-emers. Di era digital ini, sejumlah kasus seperti penipuan hingga pencurian secara online juga marak terjadi lho.

Seperti yang dilansir dari laman Bisnis, seorang pria berusia 27 tahun bernama Habibi diketahui hampir mengalami penipuan online. Saat itu, tiba-tiba saja ia menerima pesan yang berisi pemberian nomor one-time password atau OTP dari Gojek.

Padahal, dirinya lagi enggak melakukan aktivitas digital apapun, bahkan membuka aplikasi Gojek pun enggak. Namun, 10 menit kemudian, ada nomor enggak dikenal menghubunginya dan mengabarkan kalau ia berhak mendapatkan hadiah GoPay senilai Rp2 juta.

Untungnya, ia sempat berpikir sejenak ketika penelepon tersebut meminta nomor OTP yang masuk melalui pesan singkat yang ia dapatkan. Ia sadar kalau saat itu dirinya akan jadi korban penipuan online.

Penting untuk kamu ketahui nih, kalau kode atau nomor OTP merupakan kode yang bersifat pribadi dan enggak boleh diketahui siapapun selain kamu sendiri! Bahkan, petugas layanan dari aplikasi atau perusahaan terkait juga enggak boleh tahu nomor OTP kamu lho.


Baca Juga: Hati-Hati! Begini Modus Penipuan dan Pembobolan Rekening yang Perlu Kamu Ketahui
 

Inovasi Layanan Keamanan GoJek

Sementara itu, disadari Gojek, modus penipuan dengan memainkan psikologis seseorang ini masih menjadi strategi paling jamak dilakukan.

Dengan melihat makin banyaknya jumlah pengguna internet dan layanan Gojek, teruatama selama pandemi, startup decacorn itu menerapkan cukup banyak teknologi proses dan edukasi untuk meningkatkan keamanan pengguna maupun mitra driver dan merchant nih.

Makanya, untuk mengantisipasi adanya ancaman digital serta peningkatan jumlah pengguna, Gojek pun membentuk program #AmanBersamaGojek. PAdapun, pogram ini mengusung tiga pilar utama yakni teknologi, edukasi, dan proteksi.

Selain itu, Gojek juga diketahui punya sistem bernama Gojek Shield yang bisa menaungi inovasi teknologi di bidang keamanan. Menurut VP of Information Security Gojek Hana Abriyansyah, layanan Gojek Shield dijalankan oleh tim yang cukup kompeten di level internasional.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan teknologi teranyar dengan melahirkan fitur penyamaran nomor telepon, verifikasi sidik jari, verifikasi wajah, pencegahan pembajakan hingga intervensi chat.

Lebih dari 90 persen mitra merchant dan driver Gojek telah merasa aman menggunakan platform tersebut. Untuk mitra merchant, alasan utamanya adalah adanya jaminan keamanan saat pembayaran, perlindungan data bisnis serta kendali penuh para merchant atas akun GoBiz.
 

Edukasi Rutin

Selain peningkatan keamanan, pihaknya juga enggak lupa untuk meningkatkan kesadaran pengguna baik mitra maupun pengguna tentang cara menjaga keamanan digital.

Lewat program JAGA, Gojek mengingatkan para user agar:
  • Jangan melakukan transaksi di luar aplikasi
  • Mengamankan data pribadi
  • Menggunakan PIN untuk bertransaksi
  • Mengadukan hal yang mencurigakan kepada layanan pelanggan dan pihak berwajib apabila menjadi korban penipuan.

Adapun, program ini dilakukan melalui media komunikasi yang tersedia, termasuk melalui media sosial.

Baca Juga: Fintech Ini Punya Inovasi Buat Pebisnis Mitra Gojek Lho