3 Perusahaan Ini Siap IPO di Awal 2021, Incar Dana Hingga Rp1 Triliun

Trading - Canva

Trading - Canva

Mengawali 2021, sudah ada tiga perusahaan yang sudah siap melantai di pasar modal nih, Be-emers. Wuih, makin ramai nih bursa dalam negeri.

Tiga perusahaan tersebut antara lain  PT FAP Agri Tbk., PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk., dan PT DCI Indonesia Tbk.

Seperti apa profil dan potensi penggalangan dana dari IPO masing-masing perusahaan tersebut?

Baca Juga: Persiapan 2021, Ini Sentimen IHSG dan Rekomendasi Saham Tahun Depan!

FAP Agri
Di antara tiga perusahaan di atas, FAP Agri jadi yang pertama menggelar Initial Public Offering (IPO) lho! Per hari ini (4/1), perusahaan dengan kode saham FAPA tersebut resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Diketahui dari laman Bisnis, FAPA menggelar IPO dengan melepas 544,41 juta saham pada harga pelaksanaan Rp1.840 per saham. Dengan begitu, FAPA bakal berpotensi menggalang dana hingga Rp1 triliun lho, Be-emers!

Menurut pihak Manajemen FAP Agri, setelah dikurangi biaya emisi, dana dari hasil IPO itu bakal digunakan untuk melunasi utang kepada Bank BCA nih.

Adapun, FAP Agri sendiri merupakan perusahaan holding yang melakukan kegiatan perkebunan dan industri kelapa sawit melalui entitas anak usaha.

Operasional perusahaan kelapa sawit yang semula kepemilikan sahamnya dikuasai oleh Keluarga Fangiono itu mencakup kedalam 10 entitas anak perusahaan, 5 pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan kapasitas total lebih dari 200 ton per Jam, dan 1 pabrik pengolahan kernel.


DCI Indonesia
Di sisi lain, ada DCI Indonesia, yang merupakan perusahaan penyedia pusat data yang didirikan sebagai enabler bagi komunitas bisnis.

Nah, saat IPO pada 6 Januari 2021 nanti, DCI Indonesia berpotensi meraih dana IPO Rp150,17 miliar dengan menawarkan 357,56 juta saham seharga Rp420 per saham.

Sementara itu, dalam prospektusnya, 80 persen dana hasil IPO bakal digunakan DCI buat belanja modal (capital expenditure/Capex) dan sisanya untuk modal kerja.


Diagnos Laboratorium Utama
Dijadwalkan bakal listing pda 15 januari 2021, Diagnos Laboratorium Utama akan masuk pasar saham setelah merampungkan IPO yang mengincar dana segar Rp50 miliar.

Nantinya, sebanyak 250 juta saham Diagnos Laboratorium Utama dilepas pada harga pelaksanaan Rp200 per saham nih, Be-emers.

Saat ini, entitas anak usaha dari emiten rumah sakit Bunda Medik Healthcare (BHMS) Group tersebut diketahui sedang dalam masa pengembangan usaha.

Dalam prospektusnya, perusahaan ini sedang mengembangkan usaha untuk pembangunan laboratorium utama dan pembangunan cabang di sejumlah kota besar, yang ditargetkan akan selesai pada 2021.

Baca Juga: Bingung Ide Kado Wisuda? Kasih Saham Aja!