Gempar, Alun-Alun Yogyakarta Diperjualbelikan di Metaverse?

Alun-Alun Yogyakarta Virtual Set Illustration Web Bisnis Muda - Image: Twitter @ridlwandjogja

Alun-Alun Yogyakarta Virtual Set Illustration Web Bisnis Muda - Image: Twitter @ridlwandjogja


Be-emers masih ingat nggak sih tentang artikel seputar panggung metaverse ditahun 2022 yang diprediksi akan penuh riuh pekan lalu? Rasanya prediksi atas panggung metaverse ditahun 2022 tersebut benar adanya nih, Be-emers!

Apalagi diawal tahun ini, jagat maya di Indonesia langsung dibuat kaget atas kabar diperjualbelikannya Alun-Alun Yogyakarta di Metaverse.

Lantas, siapa dan bagaimana kejelasan terkait Alun-Alun Yogyakarta yang dikabarkan dijual di Metaverse tersebut, ya, Be-emers?

Baca Juga: Google, Apple, Microsoft Siap Saingi Meta dalam Panggung Metaverse di Tahun 2022?
 

Next Earth Jual Alun-Alun Yogyakarta Secara Virtual di Metaverse

Mengutip dari IDX Channel, kabar gempar atas dijualnya Alun-Alun Yogyakarta di metaverse tersebut rupanya bermula dari cuitan yang dilontarkan oleh akun Twitter @ridlwandjogja pada Senin, (03/01/2021) pekan lalu.

Dalam cuitannya, Ridlwan memberikan tangkapan layar yang menjelaskan bahwa dirinya telah telat melakukan pembelian atas Alun-Alun Yogyakarta virtual yang dimuat di situs web Next Earth.


Alhasil, pembeli dari Alun-Alun Yogyakarta virtual tersebut ialah yofhiavnt dengan harga 1.4 USDT (United States Dollar Tether) per tile dan dengan total keseluruhan 254.31 USDT (United States Dollar Tether).
 

Alun-Alun Yogyakarta Virtual Set Illustration Web Bisnis Muda - Image: Twitter @ridlwandjogja

Alun-Alun Yogyakarta Virtual Set Illustration Web Bisnis Muda - Image: Twitter @ridlwandjogja


Dikesempatan lain, usai tangkapan layar tersebut disebarluaskan, seketika beragam tanggapan langsung hadir menghinggapi dinding media sosial, bahkan memicu reaksi dari beberapa tokoh penting seperti Sekretaris Daerah DIY.

Sekda DIY Baskara Aji yang telah mengetahui hal tersebut langsung memberikan paparan bahwa hal tersebut alangkah lebih baik untuk tidak perlu ditanggapi serius, terlebih Pemda DIY sebelumnya tidak pernah terlibat apapun atas diperjualbelikannya aset virtual tersebut baik perjanjian atau semacamnya.

Namun, Baskara Aji memberikan paparan tambahan yang menjelaskan bahwa apabila tindakan tersebut dapat memicu kerugian secara langsung, pihaknya tak sungkan untuk mengambil langkah hukum jika diperlukan.

Untuk diketahui, Next Earth adalah sebuah situs layanan jual-beli tanah serta aset virtual asal Budapest, Hogaria yang berdiri sejak tahun 2021 silam.

Adapun ekosistem yang terdapat didalam Next Earth adalah komunitas metaverse yang terdapat dalam jaringan blockchain lewat transaksi yang dilakukan dengan USDT atau token mata uang kripto yang dikeluarkan oleh Tether Limited.

Next Earth sendiri mampu menampilkan sajian atas replikasi seisi dunia secara 3D sebagaimana memiliki gambaran seperti sajian Google Street View.

Upaya yang dilakukan Next Earth tersebut tentunya untuk dapat mewadahi lanskap futuristis metaverse dimasa mendatang yang mampu menciptakan ruang virtual semirip mungkin dengan dunia nyata yang dilengkapi dengan avatar sebagaimana arti harfiah dari metaverse yang ingin menciptakan alam semesta fiktif.

Gimana tanggapanmu soal dijualnya alun-alun Jogja yang ikonik ini, Be-emers?

Baca Juga: SoftBank Suntik US$150 Juta untuk Perusahaan Metaverse asal Korea Selatan